MAKALE, BKM — Pengunjung obyek wisata religi Burake melonjak tajam saat perayaan Natal dan Tahun Baru. Hal ini dinilai wajar mengingat objek wisata Burake menjadi favorit bagi para wisman dan wisnus lantaran panorama alam dan pemandangannya begitu indah.
Objek wisata religi Burake merupakan karya monumental dari bupati visioner Theo Allorerung diperiode pertamanya 2010-2015 juga termausk Agro Wisata Pango-Pango. Kedua obyek wisata (Obwis) kini menjadi pemsok utama retribusi terbesar dari sektor pariwisata di Tana Toraja.
Kabid Penagihan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Tana Toraja, Priadarma B saat dikondirmasi menjelaskan, target pendapatan retribusi semua tempat rekreasi dan olahraga tahun 2021 sebesar Rp 7.680.000.000. Sementara realisasi pendapatan dari semua obwis baru Rp 592.499.500.000 dan khusus pendapatan obwis Burake sudah mencapai Rp 388.9665.000 lebih.
Gegara pandemi Covid-19 sebelumnya obwis ditutup sehingga pendapatan tidak maksimal, namun saya optimis pendapatan retribusi tahun ini mendekati target.
”Kami dari pengelola terus berupaya memberikan pelayanan prima ke pengunjung, termasuk di Burake sudah tidak ada lagi pungutan parkir, kecuali retribusi masuk,” ujar Priadarma. (gus/C)
