Site icon Berita Kota Makassar

PSI Sulsel Tak Henti Gembosi Hanura

MAKASSAR, BKM–Setelah dipimpin oleh Affandi Agusman Aris, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulsel terus bermanuver dalam melengkapi struktur kepengurusannya.
Bahkan Affandi yang pernah tercatat sebagai anggota Fraksi Partai Hanura DPRD Sulsel ini tidak berhenti mengajak kader partai yang dipimpin Oesman Sapta Oddang ini untuk bergabung.
Sejumlah kader Partai Hanura Sulsel satu demi satu ikut bergabung menjadi pengurus PSI Sulsel.

Sebelumnya yang ikut bergabung yakni Imbar Ismail, serta putri mantan ketua Hanura Sulsel Andi Ilhamsyah Mattallata, Andi Nadya Indira juga didapuk sebagai bendahara hingga Romi Tanriadi juga hijrah ke PSI.
Romy pernah tercatat sebagai Wakil Sekretaris DPD Hanura Sulsel, di PSI dia menjabat koordinator direktorat.

Alasan Romi memilh berlabuh di PSI karena tak ada kejelasan di kepengurusan Hanura Sulsel. Usai Musdalub belum ada ketua definitif.

“Karena PSI Partai yang akan menjadi partai besar dan tidak sentralistik,” singkatnya.

Affandy tak menampik sejumlah kader Hanura tak terhitung lagi pindah ke PSI. Persentasenya dia perkirakan mencapai di atas 75 persen. “Sudah di atas 75 persen,” katanya.

Ketua Bappilu Hanura Sulsel, Naja tak memungkiri sejumlah kader Hanura telah hijrah meskipun tak sebanyak yang diklaim Affandy yang pernah menjabat sebagai sekretaris Hanura Sulsel.
Penyebabnya karena DPP sangat lamban memutuskan sikap soal kepengurusan Hanura Sulsel.

“Draf SK masih di DPP, ini yang menjadi problem selama ini. DPP begitu lama menerbitkan SK. Karena kalau kita mau berbicara tahapan sudah (Musdalub) selesai. Tidak ada lagi Musdalub ulang,” katanya.
Naja khawatir, Hanura akan kembali tidak lolos jika masalah ini dibiarkan berlarut. Seharusnya, kata Naja, DPP menerbitkan dahulu SK untuk ketua Hanura Sulsel terpilih yakni Wahyuddin M Nur dan melantiknya.

“Kalau toh diniali ada masalah baru bisa diprotes. Kapan DPP tak mampu menyelesaikan masalah ini maka Hanura Sulsel dipastikan tidak lolos verifikasi administrasi dan faktual. Sementara ini bola sekarang ada di DPP,” katanya. (rif)

Exit mobile version