pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

41 Pengendara Mati Dijalan Selama 2021

BARRU, BKM — Secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Barru selama tahun 2021 masih kondusif seiring dengan semakin menurunnya angka krimininalitas. Hal ini tidak terlepas dari adanya dukungan dari masyarakat dan peran media.
Bukan hanya terjadi penurunan kasus kriminal, angka kecelakaan lalu lintas juga menurun. Namun selama 2021 ini, jumlah pengendara yang mati akibat lakalantas berjumlah 41 jiwa.
Hal ini terungkap dari data press release akhir tahun 2021 yang disampaikan Kapolres Barru AKBP Liliek Tribhawono melalui Humas Polres Barru, Senin(3/1). Press release ini dilaksanakan sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas serta sebagai bentuk penyampaian informasi Polres Barru kepada masyarakat selama tahun 2021.
Berdasarkan data pihak Reskrim selama 2021 angka kriminalitas yang ditangani Polres Barru sebanyak 227 kasus dan penyelesaian tindak pidana sebanyak 151 Kasus dengan prosentase sebesar 66,52 persen. Pada Tahun 2020, angka kriminalitas yang ditangani sebanyak 438 Kasus dan penyelesaian tindak pidana sebanyak 197 kasus atau sebesar 44,98 persen.
”Perbandingan angka kriminalitas tahun 2021 dan 2020 mengalami penurunan sebanyak 211 Kasus atau sebesar 48,17 persen dari 438 kasus pada tahun 2020 menjadi 227 kasus ditahun 2021,” ujar Kapolres.
Sementara perbandingan penyelesaian tindak pidana pada tahun 2021 sebanyak 151 kasus dan pada tahun 2020 sebanyak 197 kasus, jadi mengalami penurunan sebanyak 46 kasus atau sebesar 23,35 persen.

Untuk kasus narkoba selama 2021 yang ditangani Polres Barru sebanyak 40 kasus dan penyelesaian tindak pidana sebanyak 31 kasus dengan prosentase sebesar 77,5 persen, jumlah tersangka sebanyak 53 orang diantaranya 50 laki-laki dan tiga perempuan dengan barang bukti sebanyak 13,1460 gram sabu dan 38 butir obat daftar G.
Padahal selama 2020, tindak pidana Narkotika yang ditangani sebanyak 35 kasus dan penyelesaian sebanyak 35 kasus atau sebesar 100 persen, jumlah tersangka sebanyak 43 orang diantaranya 37 laki-laki dan enamperempuan dengan barang bukti sebanyak 4,586 gram sabu, 576 butir obat daftar G dan 37 liter miras.
“Perbandingan tindak pidana narkotika 2021 dan 2020 mengalami kenaikan sebanyak lima kasus atau sebesar 12,5 persen dari 35 kasus pada tahun 2020 menjadi 40 kasus ditahun 2021,” jelasnya.
Perbandingan penyelesaian tindak pidana narkotika pada tahun 2020 sebanyak 35 kasus dan pada tahun 2021 sebanyak 31 kasus, jadi mengalami penurunan sebanyak empat kasus atau sebesar 11,43 persen.

Kapolres juga merilis data Satlantas selama 2021 dari tingkat kecelakaan lalu lintas yang ditangani Polres Barru sebanyak 159 kasus. Korban meninggal dunia sebanyak 41 orang, korban luka berat sebanyak 61 orang dan luka ringan sebanyak 153 orang dengan kerugian materil sebesar Rp. 1.130.600.000,-. Untuk pelanggaran lalu lintas, tilang sebanyak 1.115 dan teguran sebanyak 499 dengan vonis denda sebesar Rp. 94.344.000,-.
“Pada 2020 kecelakaan lalu lintas yang ditangani 202 kasus, korban meninggal dunia sebanyak 49 orang, korban luka berat 33 orang dan luka ringan 219 orang dengan kerugian materil sebesar Rp. 2.013.750.000,-” urai Liliek.
Untuk pelanggaran lalu lintas, tilang sebanyak 1.391 dan teguran sebanyak 675 dengan vonis denda sebesar Rp. 112.080.000,-. (udi/C)




×


41 Pengendara Mati Dijalan Selama 2021

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link