ENREKANG, BKM — Warga Dusun Cece Pebu, Desa Sumillan, Kecamatan Alla-Enrekang aktif bergotong royong pada aksi bedah rumah milik Rudi, Senin (3/1). Mereka bersemangat dapat ikut terlibat dengan suka rela dalam kigiatan program rumah tidak layak huni (RTLH) bantuan dari Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Enrekang sebesar Rp10 juta.
Selain terlibat dalam pembagunan bedah rumah tersebut,masyarakat setempat juga ikut berpartisipasi membantu menyumbangkan dana komsumsi dan kekurangan bahan seperti kayu,atap (seng) dan lain-lain. Berkat dengan hasil gotong royong yang tunjukan warga setempat, pembangunan rumah tidak layak huni tersebut berhasil didirikan hanya dalam jangka satu hari saja.
“Alhamdulillah, terima kasih Baznas dan masyarakat yang ikut membantu membagun rumah saya,” ujar Rudi saat ditemui di lokasi,Senin (3/1).
Sementara Kades Sumillan, Sudirman menyambut antusias program bedah rumah yang diterima warganya dari Baznas.
“Program bedah rumah Baznas ini sangat bermanfaat bagi warga yang kurang mampu apa lagi dimasa pandemi Covid-19 ini,” ujar Sudirman.
Terpisah, Komisioner Baznas Enrekang, Kadir Lesang mengatakan bantuan bedah rumah sebagai bentuk kepedulian Baznas dan pemerintah bagi yang berhak menerima. Dengan melibatkan berbagai unsur,mulai para muzakki yang secara rutin membayarkan zakatnya kepada Baznas sehingga bantuan bedah rumah ini bisa terlaksana.
“Terima kasih kepada seluruh Muzakki di mana pun berada yang telah menyalurkan zakat, inf aq dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Enrekang. Semoga Allah SWT selalu memberikan pahala kepada kita, memberkahi harta kita, dan menjadikannya pembersih dosa kita,”ujar Kadir. (her/C)

