MAKALE, BKM.COM–Keluhan wisman dan wisnus yang berkunjung ke obyek wisata (Obwis) religi Burake, yakni belum berfungsinya WC. Apalagi terbilang mahal karena belum ada aliran air bersih.
Tahun 2022 ini keluhan tersebut terjawab, setelah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Tana Toraja programkan Sistim Pengelolaan Air Minum (SPAM) obwis Burake Rp 1,6 miliar, dan obwis Ollon Rp730 juta, sumber anggarannya Dana Alokasi Khusus (DAK).
Spam Burake dan Ollon tersebut juga untuk permukiman warga sekitar obwis dan pemilik kios satu sambungan kran, terang Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Tana Toraja Daud Balalembang, Rabu (5/1).
Menurut Daud Balalembang, setelah air bersih sudah tersedia di Burake dan Ollon, tentu bagian dari serpis dan pelayanan prima kepada pengunjung
Anggaran Spam Burake sebesar Rp1,6 miliar lebih besar dari obwis Ollon, lantaran harus gunakan pompanisasi sebab berada di ketinggian. Harga pompa air canggih ke Burake Rp 600 juta, dan juga untuk mengisi bak air besar selama ini belum berfungsi.
Demikian pula di Obwis Ollon, anggarannya Rp 730 juta, selain Spam diobyek wisata, juga warga bermukim dikawasan wisata.
Sementara obwis Agro Wisata Pango-Pango, tahun ini belum mendapat alokasi anggaran, sebab persediaan air untuk 1.000 pengunjung tiap hari masih mampu terlayani, ujar Daud Balalembang (agus).
