Mamasa BKM.COM–Pemerintah Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi barat, memutuskan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas siswa 100 untuk tahun ini, Selasa (4/1/2022).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa, Muhammad Sukur Badawi, mengatakan, kebijakan tersebut merefleksikan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang diputuskan pada 21 Desember 2021.
Sukur mengatakan, pada prinsipnya di kabupaten Mamasa belajar tatap muka langsung, kita upayakan tahun ini seratus persen dilaksanakan.
Namun kata dia, upaya pembelajaran tatap muka langsung, kita tetap koordinasi dengan Bupati Mamasa, sebagai penanggung jawab seluruh sektor di daerah.
“Kami juga memperhitungkan lansia disekitar sekolah, demi menjaga munculnya Claster baru Covid 19”
“Jangan sampai ada Claster baru jika ada lansia ditempat kerumunan. Karena lansia sangat rawan terdampak Covid 19” Katanya.
Ia menjelaskan Vaksinasi untuk anak Sekolah Dasar ( SD) awal bulan Maret akan dimulai vaksinasi untuk anak SD.
“Untuk anak SD bulan Maret akan digelar Vaksinasi di seluruh sekolah dasar yang ada di wilayah Mamasa, setelah sebelumnya untuk anak Sekolah Menengah Pertama( SMP) sudah selesai divaksin” Jelasnya
Lebih lanjut kata dia, bahwa proses tatap muka langsung tidak ada paksaan. Jika masih ada orang tua siswa yang belum mengizinkan anaknya untuk belajar tatap muka langsung.
” Kita tetap koordinasi dengan orang tua siswa, demi tercapainya tujuan bersama” Lanjutnya.
Secara teknis proses belajar mengajar tatap muka langsung jika sudah dimulai tetap mengikuti protokol kesehatan.
” Kita tetap mengikuti protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, demi menjaga munculnya Claster baru” Tandasnya.(*)

