Site icon Berita Kota Makassar

Dewan Minta Sponsor yang Bangun Sirkuit dan GOR

MAKASSAR, BKM– Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Azwar, menegaskan, jika pembanguann proyek sirkuit dan gedung olahraga (GOR) yang berlokasi di Untia tidak seharusnya membebankan APBD Kota Makassar. Dimana kondisi Kota Makassar masih berjuang menghadapi masa pandemi.

“Kalau saya silahkan mau bangun sirkuit balap dan GOR Untia, tapi jangan membebankan APBD, yang dimana pendapatan asli daerah (PAD) kita saja masih minim. Belum lagi, Makassar ini masih dalam masa pemulihan usai pandemi covid-19, kita fokus saja dulu ini,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (5/1).
Lanjutnya bahwa, Pemerintah Kota Makassar mempertimbangkan pembangunan kawasan olahraga (GOR) di Kelurahan Untia jika menggunakan APBD. Legislator Fraksi PKS Makassar ini lebih mengusulkan pemerintah mencari dana sponsor untuk membangun proyek sirkuit dan GOR tersebut.

“Kan bisa pak wali atau dinas yang mengusulkan ini cari sponsor, kita ini sudah terlalu memboros-boroskan anggaran yang ujung-ujung berhenti ditengah jalan,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Makassar, lainnya, Abdul Azis Namu menilai, pemkot harus bisa memikirkan skala prioritas pembangunan di tahun 2022. Membangun proyek sirkuit dan GOR Untia tidaklah salah dilakukan, namun untuk membangun proyek tersebut anggaran pembangunan tidaklah kecil.
“Kita sudah usulkan bahwa tahun ini pemerintah tetap perhatikan skala prioritas, membangun roek tersebut tidaklah begitu urgent dilakukan, sedangkan prioritas adalah kesehatan diitengah pandemi. Seharusnya kita mendorong capaian PAD kota, utamanya sektor retribusi Perusda,” jelasnya.
Diketahui, anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan sirkuit balap tersebut cukup fantastis, yaitu mencapai Rp100 miliar. Termasuk di dalamnya fasilitas gedung olahraga (GOR) yang selanjutnya akan dibangun kawasan olahraga (KOR) secara berjenjang pada 2022 ini.(ita)

Exit mobile version