MAKASSAR, BKM — Banyak perusahaan swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkontribusi besar dalam penanganan pandemi Covid-19 di negeri ini. Salah satunya adalah PT Pegadaian.
Partisipasi perusahaan pelat merah yang bergerak di sektor keuangan itu terungkap dalam forum silaturahmi Direktur Utama (Dirut) PT Pegadaian, Kuswiyoto, dengan jajaran media di Rumah Makan Apong, Makassar, Selasa malam (4/1). Silaturahmi ini juga dihadiri Kepala Kanwil Pegadaian Makassar Wilayah VI, Zulfan Adam.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Makassar, Syamsu Rizal mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi bantuan PT Pegadaian yang telah membantu satu unit Contact Shock Frezeer untuk PMI Makassar.
Contact shock freezer sangat diperlukan PMI mengelola darah dalam pembuatan plasma segar beku (Fresh Frozen Plasma) untuk menjamin kualitas plasma yang dihasilkan dari donor darah. Menurut pria yang akrab disapa Deng Ical itu, fasilitas berharga miliaran yang diberikan Pegadaian itu sangat membantu PMI dalam membuat plasma darah.
”Di Indonesia tidak banyak alat seperti ini. Setahu saya hanya dua. Selain di Makassar, juga ada di Jakarta,” terang mantan Wakil Wali Kota Makassar itu.
Apresiasi serupa juga disampaikan Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar, dr Wachyudi Muchsin yang juga hadir dalam acara itu. Menurut Wachyudi, di awal pandemi saat kasus Covid-19 melonjak, tenaga medis sangat kesulitan memperoleh Alat Pelindung Diri (APD).
”Alhamdulillah, Pegadaian langsung memberi bantuan setelah menerima keluhan dari IDI Makassar. Makassar. Kala itu kebagian seratus APD. Padahal waktu itu, harga APD lagi mahal-mahalnya,” kata pria yang akrab disapa dokter koboi itu.
Khusus bantuan APD untuk tenaga kesehatan itu diimpor langsung Pegadaian dari China. Menurut Kuswiyoto, kala itu produsen APD dalam negeri masih sangat terbatas. Karenanya, ia memutuskan untuk membeli dari China.
Dalam pertemuan itu, Kuswiyoto menegaskan, perusahaan BUMN yang dipimpinnya tidak hanya berorientasi pada pengembangan pendapatan dan profit. Pihaknya juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Termasuk membantu pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.
”Kami juga membantu pemerintah melakukan vaksinasi massal yang jumlahnya sudah mencapai ribuan orang,” tambah mantan pimpinan wilayah BRI Makassar itu. (fp)
