POLMAN, BKM–Kontestasi pemilihan bupati (pilbup) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terus mendapat respon dari sejumlah tokoh untuk ikut bersaing.
Sejumlah bakal calon bupati mulai membangun komunikasi hingga sudah ada yang menyebar alat sosialisasi sebagaimana yang dilakukan BebasManggazali. BebasManggazali merupakan salah satu pamong senior dan kini masih menjabat Sekretaris Daerah Polman.
BebasManggazali telah mendapat dukungan dari masyarakat dan dinilai wajar karena banyak yang bersimpati dan pendukungnya ada dimana-mana. Selain karena sering bersosialisasi dengan memasang baliho disetiap titik desa juga aktif bersilaturahmi. BebasManggazali dikenal salahsatu figur yang low profil dan merakyat karena latar belakang sebagai salah satu pamong senior.
Tak hanya BebasManggazali, namun Andi Masri Masdar yang juga cukup dikenal karena juga merupakan birokrat senior yang kini menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Polman.
Andi Masri juga sudah memiliki baliho yang bertebaran dan terpasang disejumlah desa dan kecamatan. Nama Andi Masri banyak disebut memiliki potensi atau peluang untuk dapat bertarung di pilbup nanti, “Makanya wajar jika dukungan masyarakat semakin hari juga semakin berkembang,”ujar salah serang pemuda Polman.
Figur pamong yang ketiga adalah Ahmad Saipuddin Banru. Ahmad Saipuddin mengawali kariernya sebagai Kepala Desa Andau Kecamatan Tapango Polman dua periode. Selepas menyelesaikan kuliah S1 jurusan hukum, Ahmad kini sukses menahkodai Inspektorat Polman.
Perjalanan karir Ahmad Saipuddin, sempat menjabat Sekretaris Lurah Palitakan, kemudian Lurah Palitakan dan Camat Tapango, terus menduduki jabatan Kasat Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan dan terakhir saat ini menjabat Inspektur pada Inspektorat Polman.
Dan yang keempat bahkan jauh lebih senior yakni HM Natsir Rahmat. Sebelum menjabat wakil bupati dua periode mendampingi Andi Ibrahim Masdar, HM Natsir Rahmat banyak mendapat amanah sebagai birokrasi. (rif)
