BULUKUMBA, BKM — Wabup Bulukumba Edy Manaf mengajak Kemenag Bulukumba sinergi membangun keagamaan. Toleransi merupakan sikap kita sebagai umat yang beragama dan mempunyai keyakinan untuk menghormati dan menghargai manusia yang beragama lain. Semua agama pun mengajarkan nilai universal untuk menghargai sesama manusia tanpa membedakan.
Sikap tersebut juga merupakan hal yang diyakini Wabup Andi Edy Manaf untuk menciptakan kerukukan antar masyarakat agar Kabupaten Bulukumba mampu menjadi suatu daerah yang nyaman bagi seluruh umat beragama.
“Saat ini kami terus berbenah untuk menjadikan Bulukumba menjadi rumah untuk siapa saja dan semua agama,” ujar Wabup Edy pada acara penyambutan rombongan Kemenag Sulsel di Pendopo Rujab Bupati, Kamis (6/1).
Wabup mengajak untuk bersama-sama mengakselerasi pembangunan bidang keagamaan, dimana ia menyampaikan bahwa Kabupaten Bulukumba tengah mengupayakan penguatan program di bidang keagamaan, termasuk penguatan di bidang pendidikan keagamaan.
Edy menilai, semangat dalam pembinaan keagamaan adalah hal yang sangat penting agar dapat menumbuhkan rasa keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan sehingga terwujud manusia yang berakhlak dan berbudi pekerti baik.
Dari banyaknya program-program Kemenag Bulukumba maupun dari lembaga lain yang menurut Wabup sangat luar biasa, contohnya sudah banyak sekolah-sekolah keagamaan seperti pesantren dan rumah tahfidz serta berbagai fasilitas rumah ibadah.
“Itu sudah menjadi patokan kami membangun Bulukumba menjadi suatu daerah yang toleran antar umat beragama. Misalnya pada saat perayaan Natal kemarin kami menyiapkan gedung PKK untuk saudara kita umat Kristiani agar bisa melakukan ibadah dengan nyaman dan aman,” ungkap Edy Manaf.
Sementara Kepala Kantor Kemenag Sulsel H Khaeroni mengapresiasi hal yang dilakukan Pemkab Bulukumba dalam menciptakan maupun menjaga kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Bulukumba.
Khaeroni mengungkapkan bahwa di tahun 2022 ini, Kemenag RI mencanangkan tahun toleransi. Dia mengajak semua pihak bersinergi dalam membangun komitmen membumikan spirit Islam yang Rahmatan Lil Alamin.
“Di kesempatan baik ini mari kita sama-sama untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah,” ajak Khaeroni.
(min/C)
