MAROS, BKM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Maros menggelar uji kompetensi alih jenjang jabatan fungsional kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Grand Hall Waterboom, Sabtu (8/1).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Maros, Muhammad Yunus, mengatakan, Dinkes Maros telah mendapat izin dari Kementerian Kesehatan sebagai pelaksana uji kompetensi.
”Maros ini merupakan satu-satunya kabupaten yang ada di Sulsel yang mendapat rekomendasi dari kementerian kesehatan,” katanya.
Yunus mengatakan, uji kompetensi ini diikuti 307 peserta tenaga kesehatan yang berlatar belakang ASN. ”Karena ujian ini sebagai salah satu persyaratan untuk kenaikan pangkat bagi tenaga kesehatan fungsional yang ada di Indonesia,” ucapnya.
Peserta tersebut tak hanya berasal dari Kabupaten Maros saja. Namun juga ada yang berasal dari luar Sulawesi Selatan. ”Peserta berasal dari lima provinsi, ada dari Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Ambon,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, sebelumnya ada 418 yang mendaftar. Namun yang lulus untuk mengikuti ujian hanya 307 orang. ”Banyak yang tidak lulus di administrasi. Kelengkapan administrasi mereka kurang,” ujarnya.
Adapun berkas administrasi yang harus disiapkan mulai dari SK fungsional, CPNS, PNS, dan ijazah. ”Yang paling penting adalah portofolio jabatan fungsional yang ingin diujikan,” ungkapnya.
Ada lima formasi yang diuji kompetensikan yaitu Formasi perawat, perawat gigi dan mulut, kesehatan kerja, elektro medis, dan perekam medis. ”Yang dinilai itu pengetahuan,keterampilan dan sikap kerja, dan untuk lulus minimal nilai mereka 70 persen dari tiap kategori tersebut,” katanya.
Ke depannya, Yunus berharap bisa terus memfasilitasi uji kompetensi bagi tenaga kesehatan setiap tahunnya. ”Di Maros akan kami upayakan untuk tiap tahun diadakan, untuk membantu teman teman yang akan naik jenjang, sebab ujian ini berstandar nasional,” imbuhnya.
Yunus juga mengimbau agar seluruh peserta dapat mengikuti prosedur ujian secara sistematis terstruktur ”Agar bisa bisa lulus dengan memuaskan,” tutupnya. (ari/c)
