MAROS, BKM — Program vaksinasi door to door mulai digencarkan pekan depan di 14 kecamatan. Ini sebagai salah satu upaya percepatan target vaksinasi Covid-19 di Maros. Hal ini disampaikan Bupati Maros, AS Chaidir Syam, di sela-sela kegiatan vaksinasi TNI-Polri di gedung serbaguna Maros, akhir pekan kemarin.
Chaidir mengatakan, banyak warga bekerja di luar Maros. Sehingga ketika ada kegiatan vaksinasi, mereka tak dapat hadir. ”Jadi bukan hanya yang tinggal di pelosok kesulitan datang ke lokasi vaksinasi. Tapi biasanya orang yang bekerja di luar Maros, juga tak bisa hadir ke lokasi vaksin. Makanya, pekan depan kita akan gencarkan progran door to door itu di 14 kecamatan,” ungkapnya.
Saat ini, kata Chaidir, capaian vaksinasi di Maros berdasarkan data KPCPEN sudah diangka 67 persen.
”Kalau di data manual KTP, capaiannya sudah sekitar 71 persen. Karena memang kan banyak warga Maros yang bekerja di Makassar, jadi mereka melakukan vaksin di Makassar. Makanya kalau di data manual kita sudah di atas 70 persen. Tapi kalau KPCPEN masih 67 persen,” aku mantan Ketua DPRD Maros ini.
Pihaknya akan menggenjot agar capaian vaksinasi bisa nencapai target 70 persen. Sehingga bisa menyasar kalangan anak-anak. ”Kita juga berharap mudah-mudahan vaksinasi dikalangan anak juga bisa kita gencarkan minggu depan setelah mencapai 70 persen,” jelasnya.
Sekadar diketahui, di Kabupaten Maros jumlah sasaran vaksinasi sebanyak 299.356 orang. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Muhammad Yunus mengatakan dalam program door to door ini nantinya tim akan dibagi menjadi dua.
”Jadi di Puskesmas itu kan ada 2 tim. Nanti satu tim ada yang standby di titik yang telah ditentukan oleh Forkopimcam dan satu tim yang door to door untuk Desa dan Kelurahan yang telah mendata sasaran yang telah vaksinasi. Ini kita lakukan di 14 Kecamatan agar target bisa segera tercapai,” jelas mantan Kapus Bantimurung ini. (ari/c)
