MAKASSAR, BKM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan pemangkasan terhadap ratusan tenaga honorer yang berada di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulawesi Selatan, Imran Jauzi, memastikan pemangkasan tenaga honorer dilakukan tahun ini, bahkan kajian yang sebelumnya telah dilakukan telah selesai.Imran menyebutkan hasil kajian ini sudah diserahkan ke masing-masing OPD.
Imran menambahkan, untuk jumlah tenaga honorer yang dipangkas belum dapat dipastikan namun sekitar 300 orang. Untuk jumlah per OPD tergantung dari evaluasi, seperti di inspektorat jumlah yang dipangkas itu ada empat orang dan honorer bisa mempertanyakan kepada OPD terkait, jika merasa kinerja kerja mereka bagus tapi harus berhenti.
Imran menjelaskan, selain masalah kebutuhan dan kemampuan keuangan di satu sisi juga sudah ada penerimaan CPNS sehingga bagian yang dikerjakan oleh tenaga honorer akan dilakukan oleh mereka, dan seimbang antara yang masuk dan keluar. (jun)

