MAROS,BKM.COM–Dua bocah yang dilaporkan hilang sejak Selasa (11/1), diduga terbawa arus d FCi sungai Sualang, Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros ditemukan tak bernyawa siang ini Rabu,(12/1) oleh Tim sar gabungan Pemkab Maros dan Tim sar Sulsel.
Korban zakir (4) pertama ditemukan tim sar pada pukul terlebih 11.45 wita. Korban Zakir ditemukan oleh penyelam pada air kedalaman 2 meter kurang lebih 200 meter dari lokasi tenggelamnya korban. ” Korban pertama ditemukan didalam air pada ke dalaman dua meter lebih.” Ujar Djunaidi Kepala Kantor Basarnas Sulsel.
Kemudian lanjut Djunaidi tim sar terus melakukan pencarian hingga korban Faiz (5) berhasil ditemukan
pada pukul 13.05 wita, tak jauh dari lokasi penemuan korban Zakir.” Keduanya ditemukan tak bernyawa dan dievakuasi ke Puskesmas Tompobulu.” Jelas Djunaidi.
Ditambahkan Djunaidi, tim sar gabungan yang dicari sejak Senin kemarin dengan cara melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai mulai dari awal tempat korban bermain main hingga jatuh ke sungai. Dengan jarak lokasi awal korban terjatuh sekitar 200 meter jasat korban berhasil ditemukan dengan tempat yang tidak berjauhan.” Kedua jasat bocah ini berhasil kami temukan dengan melibatkan tim gabungan sar Sulsel dan Maros,” kata Djunaidi.
Dengan ditemukanya kedua korban, saya selaku Kepala Kantor Basarnas Sulsel telah mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh unsur yang terlibat pada pelaksanaan Operasi Sar yang didukung oleh personil Polsek Tompobulu dan Polres Maros.”Upaya kerja tim Sar ini hingga telah membuahkan hasil dan seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke instansi masing-masing.” tutup Djunaidi.
Sementara itu, Kapolsek Tompobulu AKP Sunardi yang dihubungi wartawan mengatakan, kedua korban Faiz (5) dan Zakir (4) dikabarkan hilang pada hari Selasa (11-1-2020) sekitar pukul 15.00.wita.
Padahal orang tua korban, masih sempat melihat anaknya berman main disekitar rumahnya pada siang harinya.Menjelan sore kedua bocah itu sudah tidak terlihat lagi, sehingga keluarga kedua korban telah melakukan pencarian ke rumah tetangga, kebun dan semua tempat yang biasa didatangi oleh kedua anak tersebut.” Rumah dan tempat yang biasa didatangi korban bermain telah dikunjungi tak satupun yang menemukannya sehingga mereka semua menduga korban ke sungai main main,” kata Kapolsek.
Ditambahkan Kapolsek, para keluarga kedua anak itu menyisir jalan yang biasa dilalui korban menuju sungai.
Saat itu salah satu keluarga korban menemukan jejak kaki anak kecil di sekitar sungai, kemudian memanggil warga lain untuk ikut mencarinya.
Setelah warga telah berdatangan, ada yang menemukan sandal yang dipakai oleh salah satu korban, sekitar 10 meter dari ditemukan jejak kakinya.” Setelah sandal dan jejak kaki kedua korban ditemukan maka keluarga korban berkesimpulan bahwa keduanya terbawah arus sungai hingga melaporkan ke kantor polisi hingga kami menghubungi tim sar untuk melakukan pencarian dan Alhamdulillah kedua korban sudah ditemukan dalam.kondisi sudah tidak bernyawa.” Jenasah kedua korban sudah dibawah ke rumah duka untuk proses dikebumikan
” Tutup Kapolsek AKP Sunardi.(Ari)

