Site icon Berita Kota Makassar

Kadis Ajak Warga Minimalisir Penggunaan Sampah Plastik

MALILI, BKM — Keberlangsungan hidup manusia sangat erat kaitannya dengan lingkungan alam di sekitarnya. Begitu pula dengan aktivitas produksi PT. Vale Indonesia, Tbk. yang juga memiliki pengaruh di kawasan operasionalnya.
Menyikapi hal ini, PT. Vale Indonesia, Tbk. terus membuktikan komitmennya untuk menjaga keseimbangan lingkungan hidup.
“Alhamdulillah atas bimbingan dan dukungan dari semua pihak dan juga dari masyarakat, kita sudah 50 tahun tapi kita bisa lihat danau masih cukup terjaga sampai umur 50 tahun, dan ini ingin kita jaga terus menerus ke depannya,” ungkap Aris Ambodo, Strategi Informan PT. Vale Indonesia, Tbk. dalam kegiatan ‘Kelas Inspirasi Serial Menghargai Bumi Dan Masyarakat’, yang diinisiasi oleh Mahasiswa KKN Tematik Universitas Andi Djemma belum lama ini.

Sebelumnya, welcoming speech dari Muhammad Adli Azhar Lubis, selaku Manager Environment & Permit Management PT. Vale Indonesia Tbk. menyambut baik kelas inspirasi serial menghargai bumi dan masyarakat, tema ini merupakan komitmen dan Misi PTVI untuk terus melakukan perbaikan dalam mengelola lingkungan dan juga komitmen untuk membina harmonisasi yang baik dengan masyarakat sekitar.
“Setiap apa yang kita lakukan ada dampaknya dan kita harus bertanggung jawab. Karena kita ingin menjadi perusahaan yang berkelanjutan yang dicintai oleh masyarakat, diterima oleh semua pihak,” imbuh Muhammad Adli.
Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad juga mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan meminimalisir penggunaan sampah plastik.

Sementara Abdul Rahman, Dosen Universitas Andi Djemma Palopo menekankan kepada para mahasiswa dan masyarakat di Luwu Timur untuk mulai menghargai bumi dengan membangun kesadaran diri.
“Kesadaran yang dimulai dari diri kita bagaimana menjaga lingkungan itu. Maka kita harus melakukan hal-hal yang bisa melindungi lingkungan di Lutim ini. Bagaimana kesadaran ini bisa menjadi kesadaran kolektif. Bukan hanya bicara konsep tapi cara praktek jadi tindakan-tindakan yang harus kita lakukan. Makanya selalu ada bilang orang orang tua di kampung bilang kamu itu bukan apa yang kamu katakan tapi apa yang kamu lakukan,” tutur Abdul Rahman. (*)

Exit mobile version