MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, melakukan pertemuan dengan Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Yudi Frianto di kediaman pribadi wali kota, Jalan Amirullah, Selasa (11/1).
Danny dan Yudi membahas persoalan keamanan masyarakat, khususnya di daerah yang rawan terjadi bentrok atau perang kelompok.
Kapolres Pelabuhan, AKBP Yudi Frianto menjelaskan, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meredam pecahnya perang kelompok adalah dengan mendirikan posko keamanan di lokasi-lokasi rawan.
“Dengan adanya posko keamanan yang di jaga oleh aparat setidaknya bisa melihat aktivitas warga untuk meredam adanya bentrokan seperti yang biasa terdengar selama ini, ”terang Kapolres.
Rencananya posko keamanan akan di tempatkan pada titik-titik strategis yang juga akan berfungsi sebagai tempat pengaduan warga seperti di wilayah Barukang dan Tallo.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, mendukung penuh langkah yang dilakukan Kapolres Pelabuhan.
Begitu ada yang terdeteksi melakukan aktifitas saling menyerang, maka pihak Polresta Pelabuhan bisa mengambil langkah-langkah penindakan bagi mereka yang terlibat.
Untuk memaksimalkan pemantauan, rencananya Pemkot Makassar juga akan memasang CCTV di empat wilayah yang kerap terjadi perang kelompok di Kecamatan Ujung Tanah.
Empat wilayah yang dimaksud adalah Kelurahan Cambayya, Pattingalloang, Gusung, dan Camba Berua.
Sudah hampir dua tahun, hampir bersamaan dengan terjadinya pandemi covid-19, perang kelompok nyaris setiap hari terjadi di wilayah tersebut.
Selain memasang CCTV, Danny juga akan memasang lampu untuk menerangi wilayah-wilayah yang rawan dijadikan lokasi perang di sana.
Tawuran atau perang kelompok yang terjadi di wilayah Utara Kota Makassar tersebut memang sudah sangat meresahkan.
Tak terhitung lagi kerugian diderita warga yang bermukim di sana. Mulai dari rumah yang rusak, tidak nyaman, dan lainnya, termasuk sudah banyak korban jiwa. (rhm)

