Site icon Berita Kota Makassar

Bupati: Selamat Atas Pengukuhan Mincara Malili

MALILI, BKM — Andi Rum Nyiwi To Pamadeng akhirnya resmi menyandang status sebagai Mincara Malil usai pengambilan sumpah janji yang dipandu Jemma Tongeng dihadapan To PapoataE Datu Luwu XL, H. Andi Maradang Mackualuu Opu To Bau untuk menjalankan amanah Datu Luwu di wilayah Malili.
Pengukuhan Mincara Malili disaksikan Bupati Luwu Timur, H. Budiman, Dewan Adat 12 Kedatuan LUWU, Anggota DPRD Provinsi, H. Andi Hatta Marakarma, Wakil Ketua DPRD, HM. Siddiq BM, Kapolres, AKBP Silvester Mangombo Marusaha Simamora, Kajari Lutim Muh Zubair, PerwiraPenghubung, Mayor Inf. Martinus Pagasing dan para tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Taman Andi Nyiwi Malili, Sabtu (15/1).
To PapoataE Datu Luwu XL, H. Andi Maradang Mackululau Opu To Bau dalam titahnya mengatakan, kedua tokoh ini yakni Bupati Luwu Timur, H. Budiman dan Mincara Malili, Andi Rum Nyiwi To Pamadeng dalam pandangannya satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Ia mengibaratkan bupati sebagai jasmani dan jiwanya sebagai Mincara. “Jika keduanya berjalan seiring sejalan, maka masyarakat Luwu Timur khususnya wilayah Malili akan merasakan manfaat yang besar,” jelasnya.
Bupati Luwu Timur, H. Budiman menyambut baik pengukuhan ini dengan harapan bahwa Mincara Malili ini bukan saja sebagai penghubung dengan Datu Luwu tetapi juga dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam menjalankan roda Pemerintahan, pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan.
“Sebagai Bupati yang memiliki darah keturunan Luwu, saya juga memahami bahwa Kedatuan Luwu memiliki simbol pajung (raja) yang bermakna mengayomi rakyatnya dengan petuah, pattuppu’i ri Ade’E, mupassanre’i ri Sarae’, muattangnga’ ri RappangngE na mupataratte’i ri wari’E na mualai pappegau ri abiasang purallaloE yang bermakna pola perilaku masyarakat Luwu bertumpu pada konstitusi adat (ade’) yang bersandarkan pada ajaran agama Islam (syariat),” jelasnya.

“Secara sadar atau tidak sadar, hal ini tentu banyak berpengaruh pada keseharian saya baik dalam berperilaku untuk diri sendiri, dalam keluarga juga dalam menjalankan roda Pemerintahan. Apalagi, visi Kabupaten Luwu Timur yang berkelanjutan dan lebih maju berlandas nilai agama dan budaya,” tambahnya.
Budiman juga melaporkan bahwa, penyelenggaraan urusan pemerintahan telah berjalan dengan baik pada kurun waktu tahun 2021 melalui kebijakan dan program pembangunan, tahap demi tahap, dengan hasil capaian yang semakin membaik. Ia bertekad untuk terus melakukan perbaikan penyelenggaraan Pemerintahan, sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat. (rls)

Exit mobile version