BULUKUMBA, BKM — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan meraih penghargaan sebagai Dinas Perpustakaan kabupaten/kota terbaik dalam implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Tahun 2021. Penghargaan ini diraih bersama Desa Kambuno Kecamatan Bulukumpa sebagai Desa/Kelurahan Terbaik dalam kategori yang sama.
Kabid Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan, A. Eliz Indayani menyampaikan, jika penghargaan tersebut hanya diraih oleh 70 desa/kelurahan di seluruh indonesia.
“Di Provinsi Sulsel hanya diraih oleh lima desa termasuk Desa Kambuno,” ungkapnya setelah Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf menyerahkan penghargaan tersebut di sela Apel Gabungan OPD, Senin (17/1).
Atas penghargaan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan mendapat Piagam dan Trophi Penghargaan serta hadiah uang Rp.7,5 juta. Begitu pula kepada Desa Kambono mendapat Piagam dan Thropi serta hadiah uang Rp.5 juta.
Eliz menambahkan saat ini perpustakaan terus melakukan transformasi, tidak lagi hanya sebagai tempat membaca dan meminjam buku. Perpustakaan sudah menjadi pusat kegiatan yang ber-inklusi sosial seperti melakukan pelatihan, pengajaran yang sifatnya pemberdayaan masyarakat yang ujung-ujungnya perpustakaan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan sosial bagi warga, termasuk warga disabilitas.
“Jadi kita kerjasama dengan teman-teman disabilitas untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan untuk belajar meningkatkan kapasitasnya, seperti belajar mengetik, belajar bahasa Inggris dan matematika, bahkan kita buatkan kelas memasak,” beber Eliz Indayani.
Sementara itu, Kades Kambuno, Syahrullah menyampaikan terima kasih atas dukungannya dalam mendorong Desa Kambuno sebagai desa inklusi. Penghargaan tersebut lanjutnya melengkapi penghargaan yang diterima Desa Kambuno sebelum-sebelumnya.
“Penghargaan ini salah satu manfaat atau capaian dari pembangunan infrastruktur desa yang menggunakan dana desa, bahwa dana desa itu harus berbasis inklusi sesuai kebutuhan,” ungkapnya.(min/C)
