pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Program Smart Panyingkul Disiapkan Rp15 M

Tata Simpang Jalan di kota Makassar

MAKASSAR, BKM — Untuk membuat kenyamanan para pengguna jalan, Wali Kota Makassar,Mohammad Ramdhan Pomanto, menggagas inovasi terbaru dan segera direalisasikan yakni Smart Panyingkul.

Program ini merupakan penataan simpang jalan di Kota Makassar. Anggaran yang disiapkan untuk proyek ini berkisar Rp15 miliar lebih.
Kepala Seksi Bidang dan Jalan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Darlis menjelaskan, smart panyingkul tahun ini akan dibuat di tiga titik.
Diantaranya bundaran BTP dengan alokasi anggaran sebesar Rp10 miliar, simpang jalan Landak-Pettarani Rp2,5 miliar , dan simpang jalan Rappocini-Pettarani dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp2,5 miliar
“Smart panyingkulu lebih kepada perluasan simpang memperlancar pergerakan kendaraan saat belok di jalan Landak-Pettarani dan Rappocini-Pettarani,” ungkap Darlis, Senin (17/1).
Dia menjelaskan, dengan kehadiran smart panyingkul ini, orang bisa leluasa saat berbelok. Penumpukan kendaraan juga bisa diminimalisir.
Kendati begitu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) karena Jalan AP Petta Rani menjadi kewenangan BBPJN.
“Tetap kita koordinasikan sekaligus dengan rencana pembangunan bundaran di BTP,” tuturnya.
Sementara itu, untuk bundaran BTP, bundaran tersebut diklaim akan menyerupai bundaran Hotel Indonesia (HI) yang ada di Ibu Kota Indonesia, Jakarta.
Lokasinya tepat di depan BTP, Jl Perintis Kemerdekaan yang terhubung dengan Jl Jalur Lingkaran Barat Selatan, kawasan menuju Citraland Tallasa City.

Kendati begitu, bundaran tersebut tak seluas HI, diameter bundaran BTP hanya 20 hingga 30 meter, menyesuaikan dengan kondisi jalan di area tersebut.
“Konsepnya nanti kayak bundaran Hotel Indonesia, diameternya 20 hingga 30 meter,” bebernya.
Pekan depan, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Makassar yang punya kewenangan terhadap jalan nasional.
“Apakah bentuknya pinjam pakai atau bagaimana, itu yang akan kami bahas dalam pertemuan nanti, karena ini jalan nasional,” ucap Darlis.
Kata dia, perencanaan desainnya sudah final. Nantinya, akan ada air mancur atau lampu-lampu yang menambah daya tari bundaran tersebut.

“Seperti bundaran di bandara, kira-kira seperti itu,” tuturnya.
Selain itu, Pemkot Makassar juga mewacanakan pembangunan jalan flyover tepat di atas bundaran BTP.
Jembatan fly over akan dibentangkan dari Jalan Perintis Kemerdekaan menuju jalan Jalur Lingkaran Barat Sekarang.
“Pas di atasnya jembatan akan dibuatkan fly over, tapi itu masih rencana, anggarannya (fly over) belum masuk di APBD 2022, bisa jadi tahun depan,” ungkapnya.
Darlis menjelaskan, bangunan tersebut dalam rangka mengurai kemacetan Kota Makassar.
Sejauh ini kata dia, Jalan Perintis Kemerdekaan masih menjadi salah satu titik yang rawan macet.
Sehingga Pemkot Makassar memberi solusi dengan menghadirkan dua bangunan monumental tersebut. (rhm)



×


Program Smart Panyingkul Disiapkan Rp15 M

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link