GOWA, BKM — Paska berpindahnya Muhlis menjadi Kabiro Keuangan Kementerian Pertanian RI, jabatan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa lowong. Namun untuk melaksanakan tugas-tugas Sekkab tersebut, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menunjuk Kamsina selaku penjabat (Pj) Sekkab melalui proses pengusulan ke Mendagri.
Kamsina sendiri adalah Inspektur Inspektorat Kabupaten Gowa. Jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemkab Gowa ini dijalani Kamsina selama setahun lebih. Dan pejabat definitif baru akan dilakukan setelah 12 bulan paska-pelantikan Adnan Purichta Ichsan dan Abd Rauf Malaganni sebagai bupati dan Wabup Gowa periode kedua. Seharusnya lelang jabatan Sekkab ini sudah dilakukan pada enam bulan kepemimpinan Bupati Adnan. Namun karena pandemi, sehingga diundur.
Setelah Pemkab Gowa membuka lelang jabatan untuk tiga jabatan tinggi pratama yang lowong pada akhir 2021 lalu, kini dilakukan lelang jabatan untuk jabatan Sekkab tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Gowa, Muh Basir yang juga sebagai ketua panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemkab Gowa menjelaskan, seleksi mulai dibuka Senin (17/1). Proses seleksi ini akan berakhir pada 2 Februari mendatang sekaligus pengumuman hasil seleksi.
”Berdasarkan jadwal seleksi tahap pertama, panitia membuka pengumuman seleksi dan penerimaan berkas calon pada 17 sampai 21 Januari, dilanjutkan dengan seleksi administrasi pada 18 sampai 22 Januari, 23 Januari rapat penetapan hasil seleksi administrasi, pengumuman lulus seleksi administrasi pada 24 Januari, pelaksanaan assesment 25 Januari. Kemudian lanjut dengan wawancara akhir, karya ilmiah dan penelusuran rekam jejak calon pada 26 Januari, lalu rapat rekapitulasi nilai akhir 28 Januari dan sesi akhir adalah pengumuman hasil seleksi pada 2 Februari mendatang. Hari ini kami mulai menerima berkas pendaftar,” kata Basir.
Dikatakan Basir, proses lelang jabatan tinggi ini berdasarkan amanat UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan ditindak lanjuti dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang
Manajemen Pegawai Negeri Sipil serta surat edaran Menpan RB Nomor 52 Tahun 2020 tentang pelaksanan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama secara terbuka.
Untuk proses pendaftaran pejabat pimpinan tinggi pratama ini salah satu syaratnya adalah usia paling tinggi 56 tahun setelah dilantik, selain syarat penting lainnya.
Terkait seleksi ini, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan, kekosongan jabatan sekretaris kabupaten sudah lowong sejak beberapa waktu lalu dan diisi Penjabat Sekkab. Karena itu, kini sudah saatnya perlu dilakukan seleksi terbuka untuk mengisi jabatan yang lowong sekaligus menetapkan pejabat defenitif Sekkab.
”Kita mulai membuka seleksi secara terbuka dan kompetitif pada jabatan sekretaris kabupaten ini. Sebagaimana yang kita ketahui, posisi ini sudah cukup lama kosong. Hanya diisi oleh penjabat,” kata Adnan usai coffee morning, Senin pagi (17/1).
Adnan berharap, proses lelang jabatan pimpinan tinggi pratama ini dapat berjalan dengan adil dan jujur. Sehingga siapapun yang akan menduduki kursi jabatan tersebut betul-betul berkualitas untuk membawa Kabupaten Gowa lebih baik di masa yang akan datang. (sar)
