PAREPARE, BKM — Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) SMK I Parepare membukukan aset sebesar Rp 4 miliar lebih usai melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun buku 2021 akhir pekan lalu.
Setiap awal tahun berjalan sebuah koperasi diwajibkan menggelar RAT untuk tahun buku berjalan guna mengetahui seberapa sisa hasil usaha (SHU) dan disampaikan kepada seluruh anggotanya.
KPRI SMK I Parepare adalah koperasi yang ketiga melaksanakan RAT Tahun buku 2021 dan merupakan salah satu koperasi yang tahun ini ditengah pandemi covid-19 mengalami surplus usaha dari tiga bidang usaha yang dikelola.
RAT dihadiri Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Parepare M Arsyad Baru, sejumlah pengurus KPRI SMK I dan anggota.
Kabid Koperasi Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare Andi Hery saat mendampingi Kadis Tenaga Kerja Basuka Busrah menjelaskan berdasarkan data yang diterima dari pengurus KPRI yang disampaikan dalam RAT dijelaskan unit simpan pinjam mengalami peningkatan pendapatan usaha sebesar Rp 619.580.235. Unit pertokoan mengalami kenaikan omzet sebesar Rp14.514.996 dan ketiga untuk usaha jasa mengalami kenaikan Rp.7.322.200. Dengan jumlah anggota 74 orang dan total aset Rp 4.022.283.024.
“KPRI SMK 1 Parepare bisa jadi contoh positif dalam pengelolaan usaha karena ditengah banyak usaha mengalami kelesuan dan terancam pailit justru KPRI SMK I mampu memberi kepercayaan kepada seluruh anggotanya dengan membagikan keuntungan (SHU) sebesar Rp.180.332.898.
Sementara Ketua Dekopinda Parepare Arsyad Baru mengatakan KPRI SMK I masuk kategori sehat organisasi, manajemen, administrasi permodakan dan sehat usaha.
”Kerjasama dengan pemerintah, Dekopinda cukup baik. Kesejahteraan para aggotanya juga terpenuhi,” tandas Arsyad. (mup/C)

