Site icon Berita Kota Makassar

Nasdem Jamin Kerahasiaan Pengadu Kekerasan Seksual

MAKASSAR, BKM–Wakil Ketua Bidang Hukum, Advokasi, dan HAM Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulsel Desy Susanty Sutomo mengatakan bahwa, sesuai arahan DPP, seluruh DPW Partai NasDem di Indonesia harus membuka posko pengaduan kekerasan seksual.
“DPW Nasdem Sulsel salah satunya yang hari ini ikut serta dalam acara virtual juga membentuk posko pengaduan kekerasan seksual secara simbolis,” ujar Desy Susanty, di sela-sela launcing, Selasa (18/1).

Partai NasDem Sulsel telah resmi melauncing Posko Pengaduan Kekerasan Seksual, di Kantor DPW di Jalan Bonto Lempangan, Makassar, Selasa (18/1).
Selain Desy Susanty, launcing dihadiri Wakil Ketua Bidang Hukum, Advokasi, dan HAM, Serta Pengurus Garnita Malahayati Sulsel.
Legislator Fraksi NasDem DPRD Sulsel ini mengatakan bahwa, kedepan dalam pengawal kasus ini, pihaknya bekerja sama dengan badan Advokasi Hukum yang ada di Partai Nasdem dan juga Garnita Malahayati.
“Jadi nanti kita memberikan pendampingan kepada korban atau penyintas. Kita akan memberikan terapi dan mengarahkan seperti apa dan bagaimana tindakan selanjutnya,” jelasnya.

Desy mengungkapkan bahwa, data kekerasan yang diperoleh di Sulsel untuk tahun 2021 sekitar 200 kasus yang terlapor. “Jadi ini kan fenomenanya seperti gunung es, di permukaan saja yang kelihatan, namun dibawa tidak ada,” beber Desy.
Ia menambahkan bahwa, kalau yang terlapor saja hampir 200 kasus, bagaimana dengan kasus kekerasan seksual yang tidak dilaporkan di masyarakat. “Jadi ini menjadi konsentrasi bagi kita semua untuk menghimpun yang tidak kelihatan ini di bawah ini tuh supaya dapat muncul ke permukaan,” tuturnya.
Tak hanya itu, pihak NasDem sendiri tentunya menjamin kerahasiaan data dari setiap pengadu, agar penyintas kekerasan seksual merasa aman untuk mengadukan
“Banyak juga korban yang tidak melaporkan karena salah satunya pertimbangan aib diri sendiri dan keluarga,” tutupnya. (rif)

Exit mobile version