Site icon Berita Kota Makassar

Kaswin-Raden, Founder dan Official IMP Sulsel

IMPRESSIVE Mister & Miss Pageant (IMP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan eksistensinya dalam melahirkan talenta muda berbakat. Wadah yang menampung kalangan muda untuk berprestasi di jalur modeling ini pun semakin diminati. Tak terhitung jumlahnya mereka yang mampu mengukir prestasi dari ajang yang dihelat.

KASWIN selaku founder IMP, ditemani Raden Zahratun Nadira Kusuma hadir menjadi tamu dalam siniar (podcast) untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar, Rabu (19/1). Keduanya menjelaskan tentang IMP serta capaian yang telah diraih.
Kaswin yang juga Mister Grand Sulawesi Selatan 2018, menyebut IMP Sulsel ada sejak tahun 2015. Setelah pendirinya berpulang tahun 2021 lalu, dia kemudian dipercaya sebagai founder untuk melanjutkan lembaga ini. Kaswin didampingi empat official dalam menjalankannya. Mereka merupakan alumni even IMP yang bisa memberi perhatian lebih untuk lembaga.
”IMP Sulsel adalah tempat yang menampung organisasi kepemudaan dan semua agency yang ada di Makassar. Baik seni, pageant, dan model. Pemuda-pemuda yang punya bakat dibuatkan event setiap tahun. Itu yang tetap kami lanjutkan dari pendiri IMP hingga saat ini,” terang Kaswin.
Disebutkan Kaswin, sebelumnya IMP merupakan singkatan dari Indonesia Male Pageant. Namun, di tahun 2018 jangkauannya lebih diperluas lagi. Namanya pun menjadi Impressive Mister & Miss Pageant.

”Jadi ada miss dan mister. Sengaja kita buka kesempatan yang seluas-luasnya untuk bergabung,” ungkap Kaswin.
Raden –panggilan akrab Raden Zahratun Nadira Kusuma– menjelaskan, saat ini banyak talenta muda yang punya potensi untuk menjadi seorang miss dengan keunggulan masing-masing. Di IMP mereka disaring untuk ajang yang besar, baik nasional maupun internasional.
”Setiap tahun kita gelar pemilihan miss dan mister. Bahkan ke depan akan terus dilakukan. Biasanya diawali pada tingkat regional. Yang terpilih sebagai juara kemudian dikirim ke tingkat nasional. Bahkan ada anak kita yang mewakili Indonesia ke tingkat internasional,” ungkap Raden.
Raden yang merupakan Miss Beauty Sulsel 2018 mengakui, untuk miss biasanya terkadang ada yang mengeluhkan soal kecantikan dirinya. Namun, bila mendapatkan hal seperti itu, ia berusaha memberikan motivasi.

”Kencatikan pada diri seseorang itu beda-beda. Kalau mau meniti karir, kami tim official di IMP siap membantu,” tandasnya.
Baik Kaswin maupun Raden sama-sama sepakat bahwa attitude menjadi yang nomor wahid dalam event yang digelar. Walau cantik dan ganteng, namun attitudenya nol, tidak akan meraih juara. Untuk itu, IMP tak sekadar mengajarkan tentang catwak, public speaking dan yang lainnya. Tapi juga menanamkan attitude bagi anak didiknya.
Ditanya tentang jumlah alumni IMP hingga saat ini, Kaswin mengaku tak bisa memastikannya. Dari tahun 2016 menggelar pemilihan, pesertanya selalu membeludak. Angkanya bervariasi dalam setiap tahun perhelatan.
Yang disyukuri Kaswin dan Raden, karena alumni IMP mampu menjadi sponsor bagi event yang dilaksanakan. Kekeluargaan begitu kental di tempat ini. (*/rus)

Exit mobile version