SIDRAP, BKM — Pemkab Sidrap melalui Dinas Ksehatan bekerjasama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melakukan sosialisasikan vaksinasi covid-19 pada anak usia 6-11 di Aula SKPD Sidrap, Selasa (18/1) kemarin.
Sosialisasi diikuti 237 kepala sekolah dasar (SD) dengan Prokes ketat dihadiri Sekkab Sidrap, Sudirman Bungi, Kadis Kesehatan, H Basrah, Plt Disdikbud Sidrap, Faisal Sehuddin. Sudirman menyampaikan kepada seluruh kepala sekolah agar vaksinasi anak disosialisasikan terlebih dahulu kepada orang tua anak.
“Berikan penjelasan yang baik tentang manfaat vaksinasi anak kepada orang tua agar mereka bisa memahami dengan baik tentang vaksinasi untuk menjaga kekebalan tubuh dari penularan covid-19,” ucapnya.
Dikatakannya, bahwa kepala sekolah tidak boleh memaksa orang tua untuk memberikan suntikan vaksinasi covid-19 kepada anak-anak mereka.
“Namun, yang jelas bahwa anak-anak yang belum divaksin tidak diperbolehkan mengikuti proses pembelajaran tatap muka di sekolah. Itu akan kita tuangkan dalam surat edaran,” ujar jelas Sudirman.
Vaksinasi anak bertujuan untuk mencegah sakit berat dan kematian pada anak yang terinfeksi, mencegah penularan pada anggota keluarga dan saudara.
Mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka, meminimalisir penularan di sekolah atau satuan pendidikan dan mempercepat tercapainya herd population.
Sementara Jubir Satgas covid-19 Sidrap, Ishak Kenre menyampaikan target vaksinasi covid-19 anak usia 6-11 tahun 26,5 juta anak seluruh Indonesia, sementara di Sidrap ditargetkan 30.339 anak.
“Untuk vaksinasi kita akan mulai pada pekan ini. Saling berkoordinasi antara pihak sekolah dan tim vaksinator di setiap puskesmas masing-masing,” tandasnya.
Sementara untuk jenis vaksin yang digunakan adalah sinovac untuk frekuansi 2 kali suntikan dengan interval minimal 28 hari. (ady/C)

