Site icon Berita Kota Makassar

Nita Ulva Ningsih

MENJADI seorang kreator konten tak melulu harus memiliki fasilitas yang lengkap. Berbekal gawai saja sudah cukup. Itu dibuktikan oleh Nita Ulva Ningsih.

NITA, begitu ia karib disapa. Telah ada puluhan ribu subscriber di kanal Youtubenya. Bahkan hanya dalam hitungan bulan subscribernya melejit. Gadis berusia 21 tahun ini membuat konten berupa tips dan tutorial, yang menurutnya sangat mudah untuk diproduksi.
Bukan hanya orang Indonesia yang menjadi subscribernya. Tapi juga dari Negeri Jiran Malaysia. Cuan pun telah diperoleh Nita dari aktivitas yang diawalinya dari sekadar coba-coba.

Nita yang lahir dan besar di Kabupaten Bulukumba, tepatnya di Salassae, saat ini tengah melanjutkan berkuliah di Program Pascasarjana (PPs) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Ia memilih jurusan Perpustakaan dan Informasi Islam. Kelak Nita berharap bisa menjadi seorang dosen.
Tentang ketertarikannya menjadi seorang Youtuber, bermula ketika dirinya sering menonton di televisi tentang keberhasilan Youtuber dengan penghasilan wah. ”Saya kemudian berpikir kenapa saya tidak mencobanya juga. Tahun 2019 mulai buat chanel. Tapi saat itu belum proaktif dan belum buat konten. Masih agak bingung konten apa yang menarik untuk diup,” ujar Nita ketika menjadi tamu siniar(podcast) untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar, Kamis (20/1).

Seiring berjalannya waktu, Nita yang punya hobi edit video tentang konten tips dan tutorial, kemudian mengunggahnya ke kanal Youtube miliknya. Gayung pun bersambut. Nita semakin sering memproduksi konten serupa. Hingga saat ini ada 195 video konten yang telah diunggahnya, walau semuanya bukan hanya tips dan tutorial.
Yang menarik, Nita mengerjakannya sendiri dengan menggunakan alat sederhana gawai miliknya. ”Untuk rekam, edit, dan posting saya kerjakan sendiri. Pakai HP. Begitu selesai prosesnya, saya langsung uppload ke Youtube,” tutunya.

Apa yang dilakukan oleh Nita mendapat support dan dukungan dari orang tua. Apalagi ia mampu membayar sendiri aung kuliahnya dari aktivitasnya sebagai kreator konten. Termasuk membeli fasilitas pendukung perkuliahannya berupa laptop.
Selain tips dan tutorial, Nita kini menambah lagi jenis kontennya, yaitu story telling. Hal ini sengaja dilakukan agar bisa lebih bermanfaat dan membantu orang lain.
”Dengan menghadirkan konten tips dan tutorial kita bisa membantu orang lain. Cara membuatnya juga gampang. Tidak butuh modal besar. Dari rumah saja sudah bisa dibuat. Kalau yang lain butuh keluar dan modal,” imbuhnya.
Kini, Nita bersama dua orang rekannya juga merambah bisnis berjualan daring. Tas menjadi komoditas yang dipilih. Harganya jualnya tergolong murah, rerata Rp50 ribu. (*/rus)

Exit mobile version