MENJALANI profesi yang merupakan hobi tentulah menyenangkan. Selain bisa menyalurkan bakat, dapat pula menghasilkan cuan. Hal itulah yang kini dirasakan Harry Noor, owner Harry Beauty Makassar.
PADA perhelatan pemilihan Putri Indonesia Sulawesi Selatan di pengujung tahun 2021, Harry dan tim dari Kazaki Art School berkolaborasi untuk menangani perwakilan Putri Indonesia asal Kota Parepare. Mereka bekerja sesuai job masing-masing. Ada yang khusus menangani tradisional costum, catwalk, public speaking, sesi foto, hingga make up. Harry menjadi bagian pada sesi foto sang model.
Untuk bisa sampai pada titik ini, Harry melalui perjuangan yang panjang. Bermula dari kampung halamannya di Kota Parepare. Ketika masih duduk di bangku SMP ia sudah mulai tertarik untuk terjun ke dunia pageant dan model.
‘”Sejak saat itu saya selalu berusaha mencari tahu seperti apa Putri Indonesia. Walau sebenarnya di lingkungan keluarga masih belum menerima keadaan yang saya suka seni dan entertain. Bahkan, waktu 17 Agustusan saya sering tampil dance. Agar tidak ketahuan, harus kabur dari rumah,” tutur Harry sambil tertawa.
Pria kelahiran 9 November 1995 ini juga sebagai freelance catwalk coach. Biasa pula menerima job lipsinc di acara-acara pernikahan.
Khusus untuk usaha make up yang dibukanya, Harry memperuntukkannya bagi acara graduation, lamaran, hingga pernikahan. ”Tapi kalau yang untuk pernikahan, biasanya saya tangani bukan yang untuk acara intinya. Karena itu mesti lebih serius lagi. Saya make up yang ringan-ringan saja,” ujarnya.
Untuk bisa mendapatkan layanan dari Harry Beauty, tarif yang dipatok tidak mahal. Bahkan Harry mengklaim cukup murah, yakni Rp200 ribu. Ia berusaha membuat konsumsennya memakai make up namun terasa tidak pakai make up. (*/rus)
