BELOPA, BKM — Bupati Luwu, H Basmin Mattayang dan Ketua DPRD Luwu, Rusli Sunali mengikuti Raker dalam rangka evaluasi program strategis kegiatan pemerintah daerah se Indonesia secara virtual di Rujab Bupati, Senin (24/1).
Raker dipimpin Mendagri Tito Karnavian menghadirkan narasumber Ketua KPK H Firli Bahuri dan Kepala LKPP, Abdullah Azwar Anas. Raker membahas peran kepala daerah dalam upaya-upaya untuk menghindari praktek korupsi dilingkungan pemerintah daerah.
“Pemda harus memahami isu strategis infrastruktur nasional agar mampu menselaraskan serta terwujudnya harmonisasi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah,”kata Tito.
Untuk mewujudkannya, Mendagri meminta BPKP dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) agar mengawal perencanaan pembangunan sehingga tercipta keselarasan dan harmonisasi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah serta tercapainya kualitas perencanaan yang lebih baik
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) H Firli Bahuri dalam pemaparannya membahas lima point peran penting kepala daerah yakni mewujudkan tujuan negara, menjamin stabilitas politik dan keamanan, menjamin keselamatan masyarakat dari segala gangguan bencana dan pertumbuhan ekonomi, menjamin kepastian kemudahan investasi dan perizinan berusaha, dan menjamin keberlangsunganprogram pembangunan nasional.
Firli mengingatkan kepada seluruh kepala daerah agar memperhatikan beberapa titik rawan yang dapat menjadi potensi terjadinya tindakan korupsi dilingkungan pemerintah daerah
“Ada beberapa titik rawan, antara lain program reformasi birokrasi, dimana kepala daerah berpotensi melakukan Tindakan korupsi saat melakukan Rekruitmen atau promosi jabatan. Titik rawan lainnya adalah proses pengadaan barang/jasa, penyelenggaraan jarring pengaman sosial untuk pemerintah pusat dan daerah,” ungkapnya. (*)
