Site icon Berita Kota Makassar

Bupati Maros Gagas Pilkades Berbasi Elektronik

MAROS, BKM — Sebanyak 16 desa di Kabupaten Maros bakal menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun ini.

Terkait pelaksanaan pesta demokrasi itu, Bupati Maros Chaidir Syam akan menggagas pilkades berbasis elektronik.

Saat ini kita memang lagi membahas Ranperda tentang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Antarwaktu. Rencana tersebut sudah kita sampaikan kepada anggota DPRD,” ujar Chaidir Syam, Selasa (25/1).
Untuk itu, alumni Ilmu Pemerintahan Unhas ini ingin membuka ruang dan aturan mengenai pemilihan kepala desa yang akan dilakukan secara elektronik.

“Agar kita bisa lihat apakah sudah ada desa yang bisa melaksanakannya,” ujar pria 44 tahun itu.

Mantan ketua DPRD Maros ini mengklaim jika pemilihan dilakukan secara elektronik maka akan lebih efisien dan dapat menghindari gesekan saat pilkades berlangsung.

“Saya rasa jika dilakukan secara elektronik akan lebih efisien. Juga bisa menghindari benturan tajam antarcalon kepala desa di lapangan,” jelasnya.

Walau begitu, pihaknya belum menyusun jadwal tahapan pilkades.

“Tahapannya akan dimulai Maret. Tapi karena ada perubahan Permendagri yang harus disesuaikan menjadi perda, maka kita masih menunggu tahapannya bagaimana. Namun kita berharap mudah-mudahan ranperda ini bisa segera selesai dan kita mulai tahapannya,” imbuhnya.

Dari 16 desa yang akan melangsungkan kontestasi, dua di antaranya akan melakukan PAW (Pergantian Antar Waktu), yakni Desa Batu Putih, Kecamatan Mallawa dan Desa Salenrang

“Desa Batu Putih masih panjang masa jabatannya. Masih ada beberapa tahun dan masih memungkinkan untuk terjadi pergantian antar waktu,” ucapnya.

Chaidir juga mengimbau para calon kades nantinya bisa bermain adil.

“Kita harus belajar dari kabupaten lain yang telah melakukan pilakdes. Memang gesekan saat pilkades kerap terjadi, karena antara calon dengan masyarakat sangat dekat,” pungkasnya.

(ari/c)

Exit mobile version