WAKIL Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Makassar, Fatma Wahyuddin, meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Makassar, segera memastikan dan menjamin stok minyak goreng di pasar tidak terjadi kenaikan dan kelangkaan.
“Yah kalau ada terjadi seperti itu (minyak goreng langkah) harusnya Disperindag ke lapangan dong cek apa benar atau tidak. Jika memang begitu, harus ada antisipasi dan jaminan.Mereka juga harus tahu penyebabnya,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (25/1).
Lanjut Legislator Fraksi Demokrat ini bahwa, pemerintah perlu memastikan kelangkaan tersebut dipicu oleh faktor apa. Sehingga bisa berkoordinasi dengan agen-agen agar semua stok dan harga di pusat perbelanjaa modern maupun pasar tradisional bisa normal.
“Kasian masyarakat kalau ini sampai langkah, karena minyak goreng salah satu kebutuhan pokok juga. Jangan sampai ada permainan sebagai alat untuk menaikkan harga, pedagang juga pasti ikut teriak kalau begitu,” jelasnya.
Begitupun yang dikatakan anggota Komisi D DPRD Makassar, Yeni Rahman. Ia mengaku jika disperindag harus menyikapi kelangkaan masalah minyak goreng dengan serius. Karena merupakan dinas teknis yang wajib mengetahui kendala di lapangan sehingga timbul masalah tersebut.
“Harus dicari tau dulu dan dibuktikan di lapangan apakah betul langkah atau tidak, naik atau tidak ?. Turun dong pastikan jangan sampai nanti warga ini teriak baru mau turun mengecek, haarusnya sebelum itu terjadi pemerintah ini sudah bergerak,”tegasnya. (ita)
