POLMAN, BKM — Kades Dakka Kecamatan Tapango Kabupaten Polman Provinsi Sulbar Abdullah S mengatakan pascapelantikan sebagai Kades November tahun lalu, saat ini pihaknya fokus mematangkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).
Menurut Abdullah dalam RPJMDes terdapat arah kebijakan pembangunan desa. Rencana kegiatan yang meliputi penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa dan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Sebagai langkah awal jelas Kades menggelar rapat bersama dan dihadiri semua stakeholders yang ada di Desa Dakka untuk duduk bersama dan membentuk tim pembahasan RPJMDes. Tim melibatkan tokoh pemuda yang memiliki potensi membangun desa.
”Saya mau anak-anak muda yang memiliki potensi direkrut dan diberi peluang seluas luasnya untuk ikut membangun desanya. Mereka ini adalah generasi pembaharu yang akan melanjutkan kepemimpinan di desa,” ujar Kades.
Materi pokok yang dibahas dalam RPJMDes yang masa berlakunya selama enam tahun isinya adalah berupa hal-hal yang ingin dicapai. RPJMDes merupakan dasar penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) yang berlaku untuk periode satu tahun. RKP Desa merupakan penjabaran dari RPJMDes.
Menginvestarisir sejumlah permasalahan di desa, apa yang mesti dilakukan untuk ditindaklanjuti demi meningkatkan pembanguan, pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Seluruh peserta dapat mencermati, menganalisis dan menyempurnakan untuk disepakati bersama.
Terkait wacana pembangunan tapal batas tiap desadan dusun hal dinilainya cukup baik dan memang sangat diperlukan. Makanya kedepan berencana membangun tapal batas desa sebagai pintu gerbang dan tertulis selamat datang atau anda masuk di Desa Dakka. Terutama tapal batas desa diperbatasan antara Kecamatan Wonomulyo dengan Tapago.
”Nah, yang ini selain bisa berfungsi sebagai batas desa, pintu gerbang juga bisa jadi aksesoris desa yang menambah keindahan dan panorama desa,” tandasnya.
(*)
