Site icon Berita Kota Makassar

Perwali Masih Digodok, Pemilihan RT/RW Molor

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar mulai mempersiapkan proses resetting ketua RT/RW. Sebab, masa tugas ketua RT/RW yang ada saat ini akan berakhir 26 Februari mendatang.
Namun, bukannya langsung memilih pejabat RT/RW definitif. Danny akan memilih penjabat (pj) RT/RW lebih dahulu sebelum melakukan pemilihan langsung. Alasannya, karena Pemerintah Kota Makassar harus menyiapkan perangkat hukumnya terlebih dahulu.

“Kita harus persiapkan perangkat hukumnya dulu. Ada proses pembuatan peraturan wali kota atau perwalinya. Pemilihannya lagi dipersiapkan. Harus tahun ini. Tapi belum tentu Februari,” ungkap Wali Kota Mohammad Ramdhan Pomanto saat ditemui di Balai Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Selasa (25/1).
Penjabat RT/RW yang akan bertugas hingga ada pemilihan langsung RT/RW definitif akan ditunjuk langsung oleh Danny. “Yang ditunjuk nantinya, bisa saja pejabat lama, bisa saja pejabat baru,” jelas Danny.

Ia memberi bocoran, bagi RT/RW yang akan ditunjuk kembali menjadi pj, syaratnya vaksinasi di wilayah masing-masing sudah mencapai target 100 persen. “Intinya vaksinasi 100 persen di RT-nya. Tidak ada politik. Kerja saja. Kalau sudah 100 persen, jadi pj lagi,” tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar Harun Rani mengatakan, sesuai perintah wali kota, pihaknya terus melakukan update data RT/RW saat ini. Sejauh ini, lanjut Harun, sesuai data sementara, memang ada beberapa RT/RW yang sudah kosong karena pejabat sebelumnya ada yang meninggal dan pindah rumah.
“Kami masih terus melakukan update data. Sudah ada beberapa kecamatan yang rampung. Tapi belum bisa saya sampaikan karena masih terus dilakukan. Karena RT/RW di Makassar hampir 6.000,” kata Harun, kemarin. (rhm)

Exit mobile version