Site icon Berita Kota Makassar

Putri Kapolres Awali Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

ENREKANG, BKM — Polres Enrekang menggelar vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun di Aula Mapolres Enrekang, Selasa (25/1). Proses vaksinasi diawali oleh anak Kapolres Enrekang AKBP Arief Doddy Suryawan kemudian dilanjutkan seluruh anak anggota polisi Polres Enrekang sebagai penerima vaksinasi.

Pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun menindaklanjuti keputusan Menkes RI bahwa sudah diperbolehkan anak-anak usia 6-11 tahun diberikan vaksinasi.
Vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis pertama menggunakan vaksinasi jenis sinovac. Usai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak, Polres akan mengakomodir pelaksanaan vaksinasi bagi seluruh anak-anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Enrekang.
Kabupaten Enrekang termasuk dalam wilayah yang sudah masuk kriteria bisa melakukan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun,karena kriteria cakupan vaksinasi masyarakat umum diatas 70 persen.
Kapolres Enrekang AKBP Arief Doddy mengatakan vaksinasi bertujuan membentuk herd immunity (kekebalan kelompok) bagi anak usia 6 hingga 11 tahun. Sehingga apabila ketika terinfeksi pun penderita akan mengalami gejala lebih ringan dibandingkan jika tidak divaksin.
“Untuk vaksin ini dijamin aman dan halal,”katanya.

AKBP Arief mengingatkan walaupun sudah divaksinasi masyarakat tetap perlu menerapkan Prokes dengan memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan mengurangi mobilitas.
Sementara di PKM Maiwa juga menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di UPT SDN 100 Salokaraja, Rabu (26/1). Vaksinasi di wilayah ini
diikuti 220 murid kelas I-VI untuk dosis pertama dari Tim vaksinator PKM Maiwa.
“Harapan kita dengan tuntasnya vaksinasi anak 6-11 tahun ini, herd immunity dapat tercapai dan proses pembelajaran bisa kembali normal,”kata dr.Uci dari PKM Maiwa didampingi Kepala UPT SDN 100 Salokaraja Hj. Rusmiaty.

Setelah vaksinasi, anak diminta agar beristirahat dan tidak melakukan aktivitas berat. Dokter menjelaskan efek ringan yang mungkin terjadi berupa nyeri atau pegal pada area suntikan, demam ringan-sedang, dan efek lain yang umumnya bersifat sementara.
Kapolsek Maiwa Iptu Bahri memaparkan, vaksinasi anak adalah tanggung jawab bersama. Sehingga semua pihak diajak menyukseskan dengan bersedia divaksinasi.
“SD ini adalah sekolah pertama di Maiwa yang mendapatkan vaksinasi covid-19. Selanjutnya menyusul sekolah lainnya. Kita bertugas membantu tim vaksinator dan mengawal agar vaksinasi berlangsung lancar,” terang IPTU Bahri.
(her/C)

Exit mobile version