PAREPARE,BKM.COM–Kapal Tanjung Bunga Selamat I terbakar di Dermaga Pelabuhan Rakyat Lontangnge, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung Parepare, Kamis (27/1) sekitar 03,45 wita dini hari.
Asal api dari bagian ruang mesin hingga berkobar menghaguskan bodi pada bagian belakang kapal yang naas tersebut, serta seratusan ton beras rusak akibat basah.
Insiden kebakaran ini terjadi tidak ada korban jiwa maupun luka serius pada anak buah kapal ini yang terbuat dari kayu.
Ketua Pelabuhan Rakyat (Pelra) Lontangnge Parepare, H Andak mengakui kapal ini berlabu di pelabuhan rakyat Lontangnge sementara memuat beras tiba tiba anak bua kapal (ABK) melihat ada api dari bagian mesin pada saat ABK menyapu.
Dengan adanya musibah ini korban kerusakan kapal maupun barang berupa beras itu menanggung resiko masing masing sebab kejadian ini tidak ada asuransi yang mengkafer sejumlah kerugian yang diperkirakan capai ratusan juta rupiah.
Lanjut Andak, pihak asuransi tidak mau menerima sebagai peserta asuransi kapal kayu. Jelasnya.
Semenatara kabid Data dinas lingkungan hidup, Jenamar Aslan saat memantau di lokasi dermaga pelabuhan rakyat untuk memastikan amanya dari dampak serpihan kapal terbakar itu.
“Sudah disetting (garis penghalau sampah dan serpihan kapal terbakar dari pihak berwenang sudah aman, apalagi sekitar ini tidak jauh dari pelabuhan kapal tengker di Depot PT Pertamina parepare.” Tagasnya.
Kerusakan beras yang di muat kapal tersebut diperkirakan sekitar 100an ton beras yang mengalami basah itu tidak boleh dipoles kemudian dipasarkan kembali, kasihan masyarakat, dan dermaga ini harus ditutup sementara sebelum ada kepastian keselamatan kapal jika berlabu.” ucap Ikbal Tokoh Masyarakat Sekitar.(Mup).
