JENEPONTO, BKM — Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar, menyampaikan gambaran tentang dampak globalisasi yang dihadapi masyarakat dan bangsa Indonesia saat ini, semakin beragam dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan.
”Menyikapi kondisi ini, tentu saja diperlukan kemampuan berpikir dan bertindak melalui peningkatan kualitas dan mutu pendidikan masyarakat. Salah satu alternatif yang dapat menjawab berbagai dinamika tersebut adalah melalui pengembangan pendidikan yang mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Iksan Iskandar saat menyampaikan sambutan pada acara wisuda sarjana XXI STIE-YAPTI Jeneponto di gedung Sipitangarri, Selasa (25/1).
Sejalan dengan hal itu, lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam proses pembangunan sumber daya manusia. Terutama dalam menyiapkan intelektual muda yang kompetitif dan bermartabat. Oleh karena itu, kegiatan wisuda yang dilaksanakan pada hari ini merupakan salah satu hasil dari program pendidikan jangka panjang dalam menghasilkan sumber daya manusia yang cerdas dan kompetitif.
”Kita berharap para wisudawan yang telah menyandang gelar sarjana, untuk mampu menciptakan inovasi. Sehingga dapat bersaing dalam dunia kerja global. Dan tentunya juga, para alumni YAPTI dapat berkontribusi terhadap pembangunan di daerah,” ujar Iksan Iskandar.
Jeneponto saat ini, menurut Iksan Iskandar, bukan lagi sebagai daerah tertinggal. Pendidikannya terus bergerak maju. Selain itu, sektor-sektor lainnya seperti industri, pertanian, energi, tata kota, dan lainnya harus dikembangkan secara berkesinambungan untuk pembangunan daerah yang lebih baik.
Turut hadir dalam kegiatan ini, masing-masing Wakil Ketua I DPRD Jeneponto, H Imam Taufik HB, Kepala Bapenda, H Saripuddin Lagu dan beberapa kepala OPD, Ketua Yayasan YAPTI, H Anwar Rivai beserta seluruh civitas akamdemika STIE-YAPTI Jeneponto. (rls)
