MAROS, BKM — Kios dan lapak eks pasar sentral yang kini masih bertahan berjualan ditepi Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Alliri Tengae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, dilalap si jago merah, Rabu dinihari (26/1) sekitar pukul 02.00 Wita.
Salah seorang pedagang, Muliani mengatakan, saat kejadian ia dan suaminya sedang terlelap di dalam kios. ”Kejadiannya sekitar jam 2 pak. Waktu kebakaran saya ada di dalam kios sama suami, kami lagi tidur,” katanya.
Ia tersadar saat seseorang melempar sesuatu dan berteriak kebakaran. ”Tiba-tiba ada warga dari luar melempar batu ke kios dan saya terbangun. Waktu bangun saya langsung lari sama suami keluar kios,” ucapnya.
Muliani dan suaminya berlari keluar rumah hanya menggunakan sarung saja. Ia mengaku tak sempat mengambil barang berharga karena panik melihat api yang sudah membesar.
”Tidak ada barang yang bisa saya selamatkan, kecuali tas selempang yang saya pegang ini,” ucapnya.
Diduga kebakaran dipicu akibat korsleting listrik dari salah satu kios. Kios pasar kebanyakan terbuat dari kayu sehingga api dengan cepat membesar. Saat api mulai menyebar, para pedangang dibantu warga sekitar kemudian bahu membahu menyelamatkan dagangan mereka.
Sebagiannya lagi membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tak berselang lama, pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan cepat memadamkan api. Dari pantauan langsung di lokasi, terlihat beberapa pedagang mengamankan barang dagangannya di tepi jalanan. Sementara beberapa di antaranya berusaha mengumpulkan puing-puing kios yang masih bisa digunakan. (ari/c)
