Site icon Berita Kota Makassar

Obesitas Penyebab Risiko Terjadinya PTM

MAROS, BKM — Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional ke-62 tahun 2022, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Maros mengajak 14 Puskesmas dan rumah sakit (RS) serentak membagikan buah-buahan siap saji bagi pasien, baik yang datang berobat maupun yang sementara dirawat di UGD dan rawat inap, pada Selasa (25/1).
Ketua Persagi Cabang Maros, Hj Siti Asiah, mengatakan, ke depannya berbagi buah ini bisa dilakukan satu kali sepekan secara rutin. Misal tiap hari Jumat, Puskesmas dan RS agar membagikan buah-buahan siap saji serta menyajikan jamu sehat bagi masyarakat yang berkunjung.

Sementara itu, terlihat para ahli gizi di berbagai Puskesmas dan RS kompak mengenakan batik seperti terlihat di UPTD Puskesmas Lau Maros. Mereka membagikan buah-buahan siap saji pada seluruh pasien dan warga yang berkunjung untuk berobat.
Penanggung jawab Program Gizi Masyarakat Puskesmas Lau, Kurnia, mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mengajak masyarakat agar selalu mengonsumsi buah setiap hari. Karena buah dan sayur sangat bermanfaat guna perbaikan gizi dalam tubuh.
Hari Gizi Nasional Indonesia diperingati setiap tanggal 25 Januari tiap tahun merupakan upaya dan program perbaikan gizi masyarakat. Dan untuk tahun 2022 ini, mengangkat tema ‘Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas’.

Diketahui, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kurang gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Stunting pada anak menyebabkan terganggunya perkembangan otak, metabolisme tubuh, dan pertumbuhan fisik.
Sedangkan obesitas merupakan faktor risiko terjadinya Penyakit Tidak menular (PTM), seperti Penyakit Jantung Koroner (PJK), Diabetes Melitus (DM) atau kencing manis, dan hipertensi atau darah tinggi. Pencegahan terhadap obesitas dapat dilakukan dengan menjalankan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Yaitu aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, mengonsumsi buah dan sayur, tidak merokok, mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak, serta memeriksakan kesehatan secara rutin. (ari/c)

Exit mobile version