pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pengamanan Sistem Pemeriksaan Penumpang Belum Ditingkatkan

MAROS, BKM — Meski kasus Covid-19 Omicron ada terdeteksi di Sulsel, namun sistem pemeriksaan dan pengamanan terhadap penumpang pesawat yang tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin belum ditingkatkan.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Wahyudi, menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah menjalankan pemeriksaan sesuai standar pelaksanaan yang ditetapkan pemerintah.
”Antisipasi bandara untuk varian covid Omicron, masih sama seperti sebelum-sebelumnya. Kita mengikuti perintah tim gugus nasional. Memastikan protokol kesehatan berjalan di bandara, pemeriksaan suhu tubuh, melakukan cuci tangan, mengaktifkan aplikasi peduli lindungi dan menyediakan sanitizer di tempat-tempat tertentu,” jelasnya.
Terkait Omicron, kata Wahyudi, manajemen Bandara masih perlu melakukan koordinasi ke pemerintah daerah. Karena fungsi Bandara sebagai sporting untuk kegiatan penanganan Omicron. Ditambahkan, ke depannya kemungkinan pihak Bandara akan kembali melakukan random check kepada penumpang yang datang di Bandara Sultan Hasanuddin.
”Bisa saja kami melakukan kembali random check seperti yang dilakukan saat arus mudik Natal tahun lalu. Random check ini dilakukan bagi 100 orang penumpang per hari,” ujarnya.

Dia mengaku siap mensuppot dan menyediakan layanan random check lagi, jika pemerintah daerah kembali ingin melakukan random check. ”Kalau yang melakukan random check itu mungkin yang pasnya itu pemerintah daerah. Prinsipnya, Angkasa Pura siap mensupport pemerintah dalam penanganan Omicron,” pungkasnya.
Sementara itu, Sub Koordinator Substansi Kesehatan Matra dan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar, Andi Lukman Hakim Amin, menambahkan, pihaknya tidak membuat pemeriksaan yang spesifik untuk mengantisipasi masuknya varian Omicron di Sulsel. Karena pemeriksaan yang telah dilakukan di Bandara merupakan standar protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

”Kita hanya memastikan jangan sampai ada penumpang yang tidak mengikuti prokol kesehatan yang ditentukan. Misalnya surat antigen dan PCRnya expired. Makanya, kami berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura dan maskapai penerbangan untuk bersama-sama memastikan hal tersebut,” ujarnya.
Selain itu, kata Lukman, pihaknya telah melakukan pemeriksaan di pintu gerbang, baik yang masuk maupun keluar Sulsel sudah diantisipasi sejak dahulu sesuai ketetapan satuan Covid Nasional.
”Setiap orang yang akan berangkat dan tiba, sudah harus melalui pemeriksaan swab dan PCR. Mereka juga sudah vaksin satu dan dua. Jadi kami hanya memastikan mereka yang melakukan penerbangan sudah mengantongi surat keterangan,” jelasnya. (ari/c)




×


Pengamanan Sistem Pemeriksaan Penumpang Belum Ditingkatkan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link