PAREPARE, BKM — Operasi gabungan TNI-Polri yang digelar di Jalan Sultan Hasanuddin dan Dg Patompo yang dianggap rawan pelanggaran lalu lintas pada lokasi tersebut, khususnya pada malam mingguan dilaksanakan, Sabtu (29/1) malam.
Gelar operasi hunting sistem ini melibatkan personil Sat Lantas Polres Parepare bersama TNI berhasil menjaring sekitar kurang lebih 40 unit kendaraan roda dua dari berbagai jenis pelanggaran.
Penindakan yang dilakukan kepada pengendara sepeda motor itu melanggar secara kasat mata seperti, tidak menggunakan helem, menggunakan knalpot racing, dan melawan arus pada rambu jalan.
Kasat Lantas Polres Parepare, AKP Muh Yusuf mengatakan di kawasan Pasar Senggol juga kerap digunakan para muda-mudi melakukan kegiatan balapan liar saat dini hari.
“Kegiatan ini ada beberapa yang kami berikan teguran. Untuk penindakan sendiri ada kurang lebih 40 kendaraan roda dua yang dilakukan penilangan,” ujar Yusuf.
Dia tak henti-hentinya untuk terus mengimbau bagi pengendara, agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara.
“Pelanggaran itu adalah awal dari kecelakaan lalu lintas. Mari kita budayakan tertib berlalu lintas. Khususnya kepada orang tua untuk berperan serta mengingatkan anaknya agar tidak berkendara dan melakukan pelanggaran berpotensi menimbulkan kecelakaan,” harap Yusuf. (mup/C)

