MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan membangun Baruga Restorative Justice atau Baruga Sipakabaji. Rencananya, baruga tersebut terletak di Taman Pramuka, Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Ujung Pandang. Ukuran baruganya 6×12 meter.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Zuhaelsi Zubir mengatakan, sebelum membangun baruga tersebut, pihaknya sementara menghitung rencana anggaran biaya (RAB) bangunan.
“Anggarannya kecil karena ukurannya cuma 6×12 meter, kita masih sementara hitung RAB-nya,” singkat Zuhaelsi Zubir, akhir pekan, kemarin.
Zuhaelsi menjelaskan, baruga itu dibangun sebagai tempat pertemuan untuk menyelesaikan suatu masalah tanpa harus melalui proses pengadilan.
“Jadi nanti di dalam ada meja sidang, itu dipakai untuk pertemuan supaya konflik atau masalah yang terjadi di masyarakat bisa diselesaikan secara baik-baik. Tidak perlu sampai ke pengadilan,” ungkap dia.
Sementara Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto bersama stakeholder terkait sudah meninjau langsung lokasi rencana pembangunan baruga.
Bangunan yang diberi nama ‘Baruga Sipakabaji’ itu, kata Danny merupakan program nasional dari Kejaksaan Agung tentang Restorative Justice.
“Tidak semua masalah harus sampai ke pengadilan dan itu dulu adalah adat istiadat masyarakat Bugis-Makassar,” ujar Danny.
Baruga Restorative Justice rencananya akan dibangun di semua kecamatan. Apalagi lanjut Danny, Kota Makassar merupakan satu dari lima daerah yang mesti menjalankan program tersebut.
“Paling tidak bulan depan sudah selesai, karena Makassar adalah satu dari lima daerah yang ditunjuk untuk program ini,” papar dia. (rhm)
