PANGKEP, BKM — Sulawesi Selatan terkenal dengan keanekaragaman dan kekayaan kulinernya. Termasuk di antaranya di Kabupaten Pangkep. Hal inilah yang mendorong H Samirah, warga Minasa Te’ne, Pangkep, membuka usaha kuliner Sop Saudara, pada 20 tahun lalu.
Sebelum tergabung menjadi mitra binaan perusahaan persemenan terbesar di kawasan Indonesia timur tersebut, H Samirah mengaku kesulitan mencari modal untuk mengembangkan usaha. ”Jika pun ada yang kasih pinjam, bunganya sangat tinggi. Belum lagi tidak ada tindaklanjut pembinaan. Sehingga ini kami rasa sangat memberatkan. Namun, sejak bergabung menjadi mitra binaan PT Semen Tonasa, Alhamdulillah, ada perubahan. Kami banyak diberikan ilmu bisnis dan pengembangan usaha. Diajari tentang marketing juga manajemen keuangan UMKM,” tambahnya.
Sementara itu, GM Komunikasi dan Hukum PT Semen Tonasa, A Muh Said Chalik, menjelaskan, program kemitraan bagi para UMKM ini adalah salah satu kontribusi PT Semen Tonasa dibidang ekonomi daerah. Yakni dengan membantu meningkatkan atau menaikkan taraf hidup masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat.
”Kami sadar bahwa kemampuan perusahaan dalam menyerap tenaga kerja terbatas. Meski demikian, perusahaan tetap berupaya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pangkep, melalui pengembangan mitra binaan yang merupakan bagian dari program TJSL kami serta program sustainability development goals atau program pembangunan berkelanjutan perusahaan,” ujarnya.
Said juga menambahkan, program ini berfokus pada edukasi dan bimbingan kepada mitra binaan UMKM. Sehingga mereka bisa menjadi pengusaha dan pebisnis andal ke depannya. Bisa lebih mandiri serta dapat menyerap tenaga kerja di lingkungan sekitarnya, dan pada akhirnya mengurangi jumlah pengangguran di Kabupaten Pangkep. (mir)
Mitra Binaan PT Semen Tonasa, Sop Saudara H Samirah Terus Berkembang Dimasa Pandemi
×

