MAKASSAR, BKM — Tahun ini, Pemkot Makassar akan membangun mal pelayanan publik (MPP). Letaknya di dekat kawasan Taman Macan.
Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkot Makassar yang berkaitan dengan pelayanan umum akan di tempatkan di MPP.
Pembangunan MPP itu, kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Makassar, Andi Zulkifli, merupakan instruksi dari pemerintah pusat.
“Pemerintah pusat mewajibkan semua kabupaten/kota untuk mendirikan mal pelayanan publik. Ini adalah versi terakhir terkait mengenai pelayanan perizinan. Karena sebelumnya ada pelayanan satu atap kemudian satu pintu,” kata Zulkifli.
Diapun mengaku jika Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) sudah mendesak Pemkot Makassar untuk segera membangun MPP.
Selain OPD Pemkot Makassar, MPP juga akan ditempati instansi eksternal yang punya kaitan dengan pelayanan publik.
Untuk itu, kata Zulkifli, pihaknya akan mengkaji dan membuat kesepakatan atau memorandum of understanding (MoU) dengan instansi yang berkaitan.
Karena dalam Permen PAN RB, semua organisasi eksternal wajib bergabung untuk mendukung MPP.
“Seperti kantor Imigrasi untuk pengurusan paspor, OJK, Kantor Kementerian Agama untuk urus Haji.
Terkait desain kata dia, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto sementara mendesain. Setelah desain selesai, baru koordinasi dengan pihak eksternal.
“Setelah ada dari pusat kami laporkan termasuk kami harus juga menampilkan layout-nya atau rancangan MPP itu,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Helmy Budiman mengatakan, Pemkot Makassar telah menganggarkan Rp200 miliar dalam APBD 2022.
Pembangunan ini menurutnya tidak lain untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat.
Dia menyebut Pemkot Makassar akan melakukan relokasi untuk sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kita siapkan anggarannya sekitar Rp200 miliar, yang di Taman Macan. Pokoknya sepanjang lurah sekarang itu kita akan rombak. Kantor lurah akan kita pindahkan. Relokasi tempatnya. Kemudian mal pelayanan publik itu mulai dari ujung kantor lurah sampai ujungnya kantor Telkom disitu kita akan bangun,” katanya, akhir pekan,kemarin.
Lebih jauh kata dia, sejumlah OPD yang masuk dalam kategori kelompok pelayanan bakal dipindahkan di bangunan ini.
Seperti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Makassar.
Kemudian Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Informasi dan Informatika (Kominfo), Dinas Koperasi, Dinas Pendidikan dan lain-lain.
Mal Pelayanan Publik ini kata Helmy bakal dikonsep menjadi delapan lantai karena seluruh pelayanan Pemkot Makassar akan dipusatkan disana. (rhm)
