MAKASSAR, BKM — Vaksinasi booster mulai diberikan kepada warga Makassar. Tahap awal, vaksin tahap ketiga ini diprioritaskan kepada lansia.
Selanjutnya kepada pegawai yang berhubungan dengan pelayanan publik.Namun secara bertahap, vaksin booster ini juga mulai akan diberikan bagi masyarakat umum.
Namun, pemberian vaksin booster ini belum bisa maksimal dilakukan. Pasalnya, Pemkot Makassar masih kekurangan stok vaksin.
Saat dilakukan vaksinasi booster di Mal Pipo pekan lalu, warga yang bisa divaksin terbatas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr Nursaidah Sirajuddin menjelaskan, stok yang ada hanya 3000 vial. Akibatnya, vaksinasi yang bisa dilakukan terbatas.
“Iya, alokasi vaksin booster memang sedikit. Cuma 3000 vial. Kita masih menunggu lagi alokasi vaksin booster. Semoga secepatnya ada,” kata wanita yang akrab disapa dr Ida itu.
Hingga saat ini, lansia yang sudah melakukan vaksinasi booster baru sekitar 3,89 persen atau sebanyak 3.935 orang. Dari sasaran sebanyak 101.284 lansia.
Menanggapi persoalan itu, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, mengatakan, pihaknya secepatnya berkoodinasi dengan provinsi untuk meminta vaksin covid untuk tahap ketiga segera didistribusi ke Kota Makassar.
“Habis di Makassar, belum tentu habis di provinsi. Tinggal kita minta di provinsi,” kata Danny.
Dia mengaku sebenarnya Pemkot Makassar sudah lama mempersiapkan vaksinasi booster di Makassar.
Namun, syarat pemberian vaksinasi tahap ketiga cukup lama terpenuhi. Sehingga banyak vaksin booster yang kedaluwarsa.
“Syarat pemberian vaksinasi booster jika vaksinasi tahap satu untuk lansia mencapai 60 persen. Itu targetnya cukup lambat baru bisa dipenuhi,” tandas Danny. (rhm)
