Site icon Berita Kota Makassar

Bupati Tawarkan Dua Opsi ke Pedagang Pasar yang Terbakar

SINJAI, BKM — Bupati Andi Seto Asapa (ASA) datang ke lokasi Pasar Sentral Sinjai yang terbakar, Kamis (3/2). Didampingi Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan, ASA menemui para pedagang yang kios dan lods tempat jualannya ludes dilalap api pada Rabu dini hari (2/2).
Kedatangan ASA di pasar yang berlokasi di Jalan Bung Tomo, Kecamatan Sinjai Utara itu disambut isah tangis pedagang saat menyerahkan bantuan pribadi dan bantuan dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman sebanyak 1 ton beras.

Marda, salah seorang pedagang menangis haru. Ia mengaku kios tempatnya mengais rezeki untuk membiayai kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak anaknya kini hanya tinggal puing.
“Terima kasih atas bantuan yang di berikan Pak Bupati dan Pak Plt Gubernur Sulsel. Hanya kios ini satu-satunya sumber penghasilan kami. Hasil dari kios ini untuk menghidupi kami dan biaya sekolah anak-anak kami. Kami mohon dibantu dari pihak pemerintah, Pak,” ungkap Marda menangis terisak di hadapan bupati.
Kepada wartawan di lokasi kebakaran, Bupati ASA mengatakan bahwa Pemkab Sinjai telah menyampaikan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan terkait musibah kebakaran Pasar Sentar. Pelaporan tersebut mendapatkan respons dan diminta agar segera diajukan dalam bentuk persuratan.

“Sebelumnya saya meminta maaf karena ada tugas di luar daerah, jadi baru hari ini ke lokasi kebakaran. Saya ucapkan turut prihatin atas bencana kebakaran di Pasar Sentral ini. Saya doakan semoga kita diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalani cobaan ini,” ujar Andi Seto.
”Kemarin kami sudah berbicara dengan pemerintah pusat, dirjen dan Sekertaris Kementerian Perdagangan agar ratusan kios yang terbakar mendapatkan perbaikan ataupun bangunan baru. Kami mendapatkan arahan agar menghitung luas dan jumlah kios. Setelah siap semuanya kita akan kirimkan dalam minggu ini ke kementerian,” tambah Andi Seto.
Khusus untuk pedagang yang memiliki kredit di perbankan, lanjut bupati, pemerintah daerah akan memfasilitasi ke pihak bank agar diberikan keringanan. ”Kami sudah berbicara dengan salah satu perwakilan pedagang melalui Himpunan Pedagang Pasar Sentral (HPS2). Kita minta data dari HPS2 pedagang yang ada kreditnya di bank. Kami dari pemerintah daerah akan berbicara kepada kepala cabang, provinsi maupun pusat. Kalaupun pedagang memerlukan surat dari pemerintah daerah untuk mendapatkan keringanan, seperti ditunda sementara untuk pembayaran bunga ataupun pembayaran pokok, kami akan berikan,” tandas Andi Seto.

Ditanya kapan perbaikan pasar yang terbakar ini dilakukan, bupati menyebut bahwa untuk sementara pemkab menawarkan dua opsi. Yang pertama relokasi sementara ke terminal Kabupaten Sinjai. Dalam waktu dekat di lokasi tersebut akan dibangun tempat berjualan darurat, agar pedagang dapat beraktivitas kembali.
”Yang kedua, kita tawarkan untuk dibuatkan di lokasi tempat yang terbakar ini juga darurat. Tapi kalau di tempat ini harus menunggu dari kepolisian menyelesaikan tugasnya, apakah ada hal-hal yang perlu dilakukan penyelidikan atau penyidikan terkait kebakaran ini,” jelas Andi Seto.
Tentang penyebab pasti kebakaran, Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan menegaskan bahwa petugas dari Kabfor Polda Sulsel masih sementara bekerja. (din/b)

Exit mobile version