MAKASSAR, BKM — Untuk cegah masuknya virus covid-19 varian Omicron ke lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan dan satker kemenkumham di Sulsel, Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto meminta ke jajarannya untuk melakukan sosialisasi dan edukasi yang massif terkait virus omicron.
Termasuk pengadaan vitamin, masker dan obat obatan. Kemudian lakukan pencegahan transmisi lokal dengan disiplin menjaga prokes serta mendorong vaksinasi lengkap dan vaksinasi booster.
Hal tersebut dikatakan Kakanwil Harun Sulianto ke para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, Keimigrasian dan Balai Harta Peninggalan dan Kurator Negara Makassar secara daring, Rabu (2/2) malam.
Terkait surat edaran Sekjen Kemenkumham tentang perpanjangan PPKM di lingkungan Kemenkumham Wilayah Jawa Bali dan di luar Jawa Bali, Kakanwil Harun minta agar dipedomani arahan presiden dan kemenkumham, sikapi tren kenaikan covid-19 varian Omicron, lakukan koordinasi dengan dinas kesehatan, TNI/POLRI untuk vaksinasi Booster, aktifkan kembali tim penanganan covid-19 satker , dan lakukan pembatasan aktivitas dan mobilitas.
Kakanwil Harun juga meminta agar kepala satker intens monitoring dan pantau jajarannya. Lakukan mitigasi jika ditemukan kasus covid-19 dan siapkan langkah antisipasi dan terapkan SOP.
Menyikapi hal yang tidak terduga, Harun juga meminta untuk menyusun rencana kontijensi dan lakukan koordinasi dengan instansi terkait yakni PLN, pemadam kebakaran , BPBD, satgas covid-19.dan TNI/ Polri setempat.
“Kita minta lakukan deteksi dini tehadap potensi gangguan kamtib lapas/rutan, koordinasi bersama aparat penegak hukum dan cegah serta berantas peredaran gelap narkotika. Selain itu segera lakukan program prioritas dan buat pertanggungjawaban secara akuntabel,”ujarnya.
Pengarahan ini juga dihadiri Kepala Divisi Pemasyarakatan Edi Kurniadi, Kabag Umum, Basir, Kabag Program dan Humas, John Batara Manikallo, Kasubid Perizinan Keimigrasian, Muh Yusuf, dan Kasubid Penindakan Keimigrasian, Kamaluddin A Fattah. (jun)

