TAKALAR, BKM — Bupati Takalar, H Syamsari Kitta menghadiri peringatan hari lahir ke-96 tahun Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Gedung Islamic Centre. Peringatan hari lahir NU yang digelar secara sederhana tersebut dihadiri sejumlah kader NU yang dirangkaikan pelantikan Majelis Perwakilan Cabang.
Bupati Takalar, H Syamsari Kitta yang hadir dalam peringatan tersebut menyampaikan, NU memiliki banyak kader yang memiliki posisi strategis baik dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan.
”Sudah 12 ribu lebih sekolah dibawah naungan NU, yang artinya NU mengedepankan literasi. Maka tidak heran jika NU memiliki kader yang mempunyai peran strategis baik di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan,” jelas bupati Takalar.
Jika organisasi sudah berumur itu, menurut Syamsari, artinya organisasi itu punya resiliance atau daya tahan. Artinya, NU merupakan organisasi yang mampu bertahan.
Dihadapan ratusan warga Nahdlatul Ulama, bupati juga mengatakan, selaku pemerintah daerah dirinya bersama DPRD memikirkan cara agar ormas di Takalar bisa eksis hingga ke desa-desa.
”Maka dibuatlah persyaratan agar calon kepala desa harus memiliki surat rekomendasi dari ormas. Termasuk di dalamnya NU. Namun tantangan ke depannya adalah bagaimana menjadi Ormas yang produktif. Olehnya itu, saya minta semua kader agar berpikir produktif,” kata H Syamsari Kitta
Di tempat yang sama, Kepala Kantor Kemenag Takalar, H Muhammad, mengajak seluruh Ormas untuk menjadikan Takalar sebagai kabupaten yang sejuk.
”Kita berharap agar NU betul-betul menjadi organisasi yang sejuk. NU dan Ormas lainnya sudah cukup bagus untuk menciptakan masyarakat yang religius. Dan saya meminta Ormas dan semua elemen masyarakat untuk mendukung suksesnya MTQ, agar anak bisa berprestasi ditingkat provinsi dan nasional,” pungkasnya. (ira/c)

