Site icon Berita Kota Makassar

Tikam Petugas Kebersihan, Tiga Pria Manggala Diringkus

MAKASSAR, BKM — Tiga orang terduga pelaku penganiayaan berat (Anirat) digiring ke ruang penyidik Mapolsek Manggala setelah tertangkap. Ketiganya masing-masing berinisial SU, IR, dan ED menjalani pemeriksaan. Sementara satu rekannya berinisial MI yang merupakan eksekutor penikaman masih dalam pengejaran.
Menurut informasi kepolisian, ketiga orang yang diamankan tersebut untuk dimintai keterangannya atas insiden penikaman yang dilakukan rekannya (MI).
”Ketiga orang yang diamankan ini sempat berboncengan empat dengan pelaku. Dimana, pelaku utama mengajak ketiga rekannya yang diamankan ini untuk minta dibantu mencari istrinya,” kata Kapolsek Manggala, Kompol Edy Supriyadi Idrus, Kamis (3/2).

Mantan Kasubag Humas Polrestabes Makassar ini melanjutkan, saat ketiganya menemui korban berinisial ED di TPA Antang, pelaku MI meminta ke ED untuk berboncengan empat.
”Korban ED mengikuti permintaan MI. Dan mereka berboncengan empat. Namun di jalan yang sepi ED diminta turun. Disaat itu pun MI dengan spontan menghunuskan senjata tajam yang dibawanya ke perut ED sembari dengan nada tersulut berujar bahwa ED perlu lihat teman yang ingin perlakukan tidak nyaman. Senjata tajam itu melesat ke perut ED membuat ED tersungkur hingga dengan cepat dilarikan ke rumah sakit, sementara pelaku (MI), melarikan diri,” jelas Kapolsek menirukan keterangan salah seorang terduga pelaku.

Dari kejadian pada 31 Januari 2021 saat itu, kata Kapolsek, Unit Reskrim Polsek Manggala turun menyelidiki pelaku dan berhasil mengamankan tiga orang. Sementara terduga pelaku berinisial MI dalam pengejaran.
”Jadi dari hasil penyelidikan sementara, kuat dugaan jika penikaman dilakukan pelaku MI ke ED karena terbakar cemburu. MI menduga jika istrinya berselingkuh dengan korban (ED). Antara pelaku dan korban juga teman kerja. Mereka diketahui selaku petugas kebersihan TPA Antang. Kini, ketiga terduga pelaku diamankan. Sementara rekannya, yakni MI, masih dalam pengejaran,” tegas Kompol Edy Supriyadi Idrus. (ish/b)

Exit mobile version