BULUKUMBA, BKM – Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) menantang kapolres untuk menangkap jika ada distributor pupuk ‘nakal’ di Kabupaten Bulukumba. Ia ingin benar-benar ingin ada perhatian besar untuk petani.
“Distributor pupuk yang ada di sini, kalau dia main-main, tangkap itu Pak Kapolres,” kata Mentan SYL saat mengunjungi Desa Bialo, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Minggu (6/2.
SYL menuturkan pupuk bukan langka, tapi memang kurang. Dengan kondisi demikian, tak boleh ada pihak yang memainkannya.
“Kalau bukan petani yang dapat, main-main kiri, nggak boleh. Tangkap. Saya mau lihat Anda punya prestasi dan sampai namamu di kapolri” tegasnya.
Kalau kondisinya begitu lagi, menurut mantan gubernur Sulsel dua periode itu, dirinyalah yang selalu dapat kritikan untuk diganti karena tidak beres urus pupuk.
“Padahal pupuknya jatuh dari mana? Kendalinya siapa? Yang bayar siapa? Kementan cuma RDKK dari PPL. Dari PPL, dikompilasi oleh bupati melalui kadis, naik ke provinsi. Diseleksi di provinsi, diangkat ke atas. Diverifikasi oleh pusat,” bebernya.

Selain menyinggung pupuk, SYL juga menyampaikan bahwa Kabupaten Bulukumba merupakan karunia Tuhan yang tanahnya subur dan petaninya andalan.
“Alam? Allah sudah kasih. Orang yang ada di Bulukumba ini adalah orang-orang yang rajin. Bupati-Wakil Bupatinya hebat,” ujarnya.
Mendapat tantangan dari Mentan SYL, Kapolres Bulukumba AKBP Suryono Ridho Murtedjo berjanji akan mengawal kebijakan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian. Ia menjelaskan, pihaknya intens melakukan pengawasan.
“Harus sama-sama kita jaga dan awasi bersama untuk mencapai hasil yang diharapkan. Sebab, akan lebih bagus jika kerja bersama, ada dukungan dan partisipasi dari masyarakat,” katanya.
“Apabila masyarakat mendapatkan hal-hal yang tidak sesuai, tolong kami dibantu informasikan,” tandasnya. (min/c)

