Site icon Berita Kota Makassar

Sri Rahmi Akan Perjuangkan Kelangkaan Minyak Goreng

MAKASSAR, BKM–Anggota DPRD Sulsel Sri Rahmi melakukan reses di Kelurahan Tammua RW 6 kecamatan Tallo Kota Makassar, Sabtu (5/2).
Pada reses itu, Sri Rahmi menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan sebuah kewajiban selaku anggota DPRD Sulsel untuk turun ke bawah menemui konstituen guna menjemput aspirasi masyarakat terkait permasalahan yang ada wilayah masing-masing.

“Jadi bapak ibu semua hasil dari aspirasi ini akan di laporkan ke DPRD dan di bacakan pada saat rapat Paripurna dan menjadi perhatian pemerintah untuk segera ditindaklanjuti karena ini memang tugas kami sebagai wakil rakyat yang telah diberi kepercayaan,” kata Sri Rahmi.
Ketua Fraksi PKS DPRD Sulsel ini menjelaskan bahwa hasil dari reses wajib dilaporkan dan akan di masukkan dalam program pemerintah.
“Jadi kehadirannya disini gunakan untuk sampaikan aspirasi nanti kami yang mewakili untuk menyampaikan aspirasi bagi pihak yang punya kewenangan baik ini pemerintah provinsi ataupun pemerintah kota,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Bunda Rahmi sapaan akrab Sri Rahmi meminta juga doa kepada masyarakat agar PKS tetap konsisten untuk mengawal kepentingan rakyat. Salah satunya mengawal kelangkaan minyak goreng meskipun menurutnya hal ini bukan menjadi kewenangan provinsi namun kewenangan pusat.
“Sekedar diketahui bahwa susahnya minyak goreng merupakan yang saat ini banyak dikeluhkan. Jadi kebetulan saya yang membidangi masalah itu, olehnya saya akan meminta DPR RI untuk mengawal hal sehingga tidak berani berbicara banyak karena ini kewenangan pusat,” jelasnya.
Hal ini menjawab pertanyaan dari, Ibu Sri Rezeki yang mempertanyakan kelangkaan minyak goreng yang membuat ibu rumah tangga kesulitan, karena minyak goreng hal yang penting daripada bahan pokok yang digunakan sehari-hari.
“Kami berharap kepada Bunda Sri Rahmi untuk memperjuangkan hal ini melalui jaringan di pusat. Kami harus punya harapan bagaimana caranya agar pemerintah itu jangan menghilangkan minyak goreng,” pungkasnya.(rif)

Exit mobile version