pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Wawali Optimistis MNP Dongkrak Ekonomi Makassar

Kementerian PUPR Mulai Bangun Akses Jalan Tol

MAKASSAR, BKM — Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, optimis kehadiran Makassar New Port (MNP) bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi Makassar.

Dia mengatakan kehadiran MNP ini dapat menciptakan konektivitas mudah antardaerah di Sulsel.Selain itu, bisa mendukung kelancaran logistik dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia Timur.
Untuk memperlancar akses keluar masuk MNP, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga membangun akses jalan tol MNP.
Peletakan batu pertama proyek tersebut berlangsung Selasa (8/2). Jalan tol tersebut dibangun dalam dua tahap dengan total panjang 3,2 kilometer.
Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah, berharap agar jalan akses tol MNP yang pembangunannya akan dimulai pada sekitar akhir Februari ini dapat meningkatkan daya saing kawasan industri di Indonesia dalam konteks regional maupun internasional.
“Pembangunan jalan tol di Indonesia menjadi salah satu pendukung pertumbuhan ekonomi yang dapat memangkas biaya logistik dan waktu tempuh,” ujar Fatah di Makassar.
Menurutnya, jalan akses tol MNP akan mendukung operasional Pelabuhan Baru Makassar yang pada 2022 ini diproyeksi memiliki kapasitas sebanyak 900.000 TEUs.
“Disamping itu, kehadiran jalan akses tol ini juga dapat memicu pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar. Pembebasan lahan untuk proyek ini dilaksanakan oleh PT Pelabuhan Indonesia,” kata Fatah.
Dia juga berpesan agar setelah groundbreaking, konstruksi segera dimulai sehingga dapat selesai sesuai target yakni beroperasi pada Juni 2023 atau bahkan bisa lebih cepat.
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, dengan jalan akses tol ini, nantinya arus keluar masuk peti kemas di MNP akan menjadi tertata dengan lebih baik.

“Pemprov bersama Forkopimda Sulsel siap untuk mengawal setiap pembangunan yang dilakukan baik di Sulsel maupun di Makassar,” tegasnya.
Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran akses Makassar New Port. “Terima kasih, jalan akses tol ini sangat dibutuhkan terutama untuk kelancaran arus logistik yang masuk dan keluar dari MNP,” ujarnya.
Dia berharap dengan akses jalan tol MNP ini, tak hanya memangkas waktu tempuh tetapi juga semakin memperlancar pertumbuhan ekonomi, tak hanya di Makassar dan Sulsel, tetapi juga di Indonesia Timur bahkan seluruh Indonesia.
“Akses jalan tol MNP ini adalah suatu hal yang luar biasa. Setiap pembangunan yang kita lakukan adalah dampaknya untuk negara dan negara dampaknya tentu ke seluruh masyarakat,” tukasnya.

Direktur Utama PT Nusantara Infrastructure Ramdani Basri menyampaikan, pembangunan jalan akses tol Makassar New Port ini merupakan lanjutan dari komitmen Perseroan untuk berkontribusi mendorong pembangunan infrastruktur berkelanjutan dengan menciptakan konektivitas daerah, khususnya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
“Kehadiran tol MNP ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, distribusi logistik dan memperlancar jalur ekspor dan impor serta menjadi salah satu solusi dalam mengurai kemacetan bagi angkutan barang atau logistik dengan akses langsung dari dan menuju ke MNP,” kata Ramdani.
Dia merinci, proyek yang akan dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. ini akan dikerjakan dalam 3 tahap. Pada Tahap I, mulai dari arah pelabuhan lama (Jalan Tol Seksi 1) menuju MNP. Tahap II, akan dibangun dari arah Bandara (Jalan Tol Makassar Seksi IV) menuju ke MNP. Selanjutnya dari MNP menuju ke bandara akan dikerjakan pada tahap berikutnya atau Tahap III.
Sementara, Sekjen PUPR, Zaenal Fatah menegaskan komitmen groundbreaking ini dapat menciptakan kawasan industri yang memiliki daya saing yang baik antar kawasan.
“Ditargetkan selesai Dalam waktu 18-24 bulan. Jatuhnya di tahun 2023. Cuman alangkah bagusnya lebih cepat lebih baik. Kita doakan saja selesai sesuai target,” sebutnya.
Adapun kapasitas MNP ini mendukung operasional Pelabuhan yang memiliki proyeksi sebanyak 900.000 Teus. (rhm)




×


Wawali Optimistis MNP Dongkrak Ekonomi Makassar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link