Site icon Berita Kota Makassar

Enam Pencuri Tiang Jaringan Telekomunikasi Ditangkap

MAROS, BKM — Enam orang terduga pelaku tindak pidana pencurian tiang jaringan telekomunikasi berhasil diamankan Tim Jatanras Satuan Reskrim Polres Maros, Rabu (9/2). Mereka adalah Jamaluddin (37), Muh Aslam (23), Muh Ismail ( 27), Sumardi (30), Wandi Saputra (23), dan Ferdiansyah (23). Dalam aksinya para pelaku diketahui melakukan penyamaran sebagai petugas perusahaan, sebelum akhirnya menggasak puluhan tiang jaringan telekomunikasi yang terpasang di pinggir jalan.

Kasat Reskrim Polres Maros AKP Aris Sumarsono, mengatakan penangkapan para pelaku bermula saat petugas melakukan serangkaian penyelidikan terkait maraknya pencurian tiang jaringan telekomunikasi di wilayah hukum Polres Maros.

Saat itu petugas berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku yang sedang membawa hasil curian berupa tiang jaringan telekomunikasi milik PT Era Bangun Jaya.

“Setelah melakukan pengembangan, petugas kembali mengamankan dua orang pelaku. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pencarian,” katanya.

Tak hanya di Maros, kata kasat, para pelaku pencurian ini juga diketahui kerap beraksi lintas wilayah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

”Selain mengamankan enam orang terduga pelaku, petugas kepolisian juga telah mengamankan 22 batang tiang jaringan telekomunikasi hasil curian dan dua unit mobil pickup yang digunakan saat beraksi,” jelasnya.

Para pelaku ini berkeliling kabupaten mencari tempat sunyi. Selanjutnya mereka melakukan aksinya dengan cara memotong kabel dan menggali tiang.

“Dalam menjalankan aksinya para pelaku terlebih dahulu melakukan penyamaran dengan mengenakan rompi menyerupai petugas perusahaan, sebelum akhirnya menggasak tiang jaringan telekomunikasi yang terpasang di sepanjang jalan yang sepi untuk dijual.
Para pelaku dan barang bukti dibawa dan diamankan di Posko Jatanras Polres Maros guna dilakukan proses hukum lebih lanjut,” terangnya.

Salah satu pelaku bernama Sumardi, mengaku modus yang digunakan dengan berpura-pura kerja pakai rompi. Kemudian mengangkat tiang dan langsung mencabutnya.
“Kita cari tiang yang belum dicor dan dinaikkan ke mobil,” ujarnya. (ari/b)

Exit mobile version